Petani padi di Bojonegoro menggarap sawah di dataran Bengawan Solo yang subur sekaligus menghadapi tantangan banjir di musim hujan dan kekeringan di musim kemarau. Padi menjadi tanaman utama, diselingi jagung dan tembakau yang membuat lahan bekerja hampir sepanjang tahun. Agar hasil tetap tinggi, tanaman perlu nutrisi yang tepat sejak perendaman benih. Pupuk Kilat, pupuk organik lengkap plus hormon dan 17 asam amino dari Jember yang terdaftar di Kementan, bisa dipakai untuk padi sekaligus jagung, tembakau, dan kedelai di Bojonegoro.
Pertanian di Bojonegoro
Kabupaten Bojonegoro berbatasan dengan Tuban di utara, Lamongan di timur, Nganjuk, Madiun, dan Ngawi di selatan, serta Blora di Jawa Tengah di barat. Bengawan Solo mengalir di bagian utara kabupaten ini.
- Dataran Bengawan Solo, seperti di sekitar Bojonegoro, Kalitidu, Malo, Padangan, Trucuk, Kanor, Baureno, dan Balen, didominasi sawah padi yang subur. Kawasan ini rawan banjir di puncak musim hujan, tetapi tanahnya kaya endapan sungai.
- Kawasan tengah, seperti Kapas, Sukosewu, Sumberrejo, Kepohbaru, dan Kedungadem, memiliki sawah tadah hujan dan tegalan yang ditanami padi, jagung, dan tembakau.
- Kawasan selatan dan barat daya, seperti Ngambon, Sekar, Gondang, Temayang, Bubulan, Margomulyo, Ngraho, dan Tambakrejo, berupa perbukitan dengan hutan jati. Jagung menjadi tanaman utama di lahan kering ini.
Selain pertanian, Bojonegoro juga dikenal sebagai daerah penghasil minyak bumi, terutama di kawasan sekitar Gayam dan Ngasem.
Data produksi padi Bojonegoro
Bojonegoro termasuk dua besar penghasil padi di Jawa Timur. Menurut rilis BPS Provinsi Jawa Timur yang dikutip GoodStats, produksi padi Bojonegoro pada 2025 sekitar 879,69 ribu ton gabah kering giling. Angka ini hanya selisih sekitar 0,3 ribu ton dari Lamongan yang menempati posisi pertama.
Beberapa hal yang membuat Bojonegoro mampu bersaing:
- Dataran luas di sepanjang Bengawan Solo dengan tanah aluvial yang subur.
- Sawah tadah hujan dan irigasi yang bisa ditanami padi lalu palawija.
- Pola tanam bergilir padi, jagung, kedelai, dan tembakau sesuai musim.
Tantangannya adalah banjir di musim hujan dan kekeringan di sawah tadah hujan saat kemarau. Pemupukan yang tepat waktu membantu tanaman cepat pulih dari kedua kondisi ini.
Sumber: GoodStats, mengutip BPS Jawa Timur.
Musim tanam di Bojonegoro
| Musim | Perkiraan waktu | Pola tanam umum |
|---|---|---|
| Musim hujan | Sekitar November–Februari | Padi di sawah irigasi dan tadah hujan; jagung di lahan kering |
| Kemarau I | Sekitar Maret–Juni | Padi kedua di sawah irigasi, jagung atau kedelai di sawah tadah hujan |
| Kemarau II | Sekitar Juli–Oktober | Tembakau di lahan kering dan sawah tadah hujan, palawija di lahan yang masih ada air |
Tantangan petani padi di Bojonegoro
- Banjir Bengawan Solo di puncak musim hujan yang bisa merendam padi muda.
- Kekeringan di sawah tadah hujan saat hujan berhenti lebih cepat.
- Hama wereng dan tikus bila tanam tidak serempak.
- Penyakit blas dan kresek di musim yang lembap.
- Tanah liat berat yang keras saat kering dan lengket saat basah.
Jadwal pupuk padi untuk petani Bojonegoro
Jadwal berikut memakai Pupuk Kilat (1 tutup botol = 10 ml) dan tangki semprot 14–16 liter. Kocok botol sebelum dipakai, semprot pagi (06.00–09.00) atau sore (16.00–18.00).
| Waktu | Takaran & cara | Tujuan |
|---|---|---|
| Perendaman benih | Rendam benih dengan larutan 1 tutup botol per 2 liter air sebelum semai | Daya tumbuh benih lebih baik |
| Persemaian (5–7 hari sebelum tanam) | Semprot merata ke permukaan persemaian, sekitar 1 liter per hektar | Memperkaya hara media semai |
| 7, 20, dan 40 HST | Semprot 5 tutup botol per tangki ke seluruh daun | Pertumbuhan dan pembentukan anakan |
| 60 HST | Semprot 5 tutup botol per tangki selama padi belum berbunga | Mendukung pengisian bulir |
| Masa pembungaan | Jangan disemprot | Menjaga penyerbukan |
Kebutuhan sekitar 5–6 liter per hektar. Pupuk dasar tetap diberikan sesuai anjuran setempat, dan pemakaian rutin dapat membantu mengurangi pupuk kimia secara bertahap. Panduan lengkap ada di pupuk untuk padi, langkah budidaya di cara menanam padi, dan cara mencegah padi rebah di cara agar padi tidak rebah.
Tips menanam padi di dataran Bengawan Solo
- Siapkan persemaian cadangan untuk menyulam bila padi muda rusak terendam banjir.
- Pilih varietas yang sesuai musim: lebih tahan genangan di musim hujan, berumur genjah bila tanam terlambat.
- Tanam serentak dengan petani satu hamparan untuk menekan wereng dan tikus.
- Gunakan jajar legowo agar sirkulasi udara lancar dan perawatan lebih mudah. Lihat jarak tanam padi.
- Buang air secepatnya setelah banjir surut, lalu semprot Pupuk Kilat untuk membantu pembentukan akar dan anakan baru.
- Kembalikan jerami ke sawah agar bahan organik tanah terjaga.
Memulihkan padi setelah banjir
Banjir Bengawan Solo di puncak musim hujan bisa merendam sawah selama beberapa hari. Padi muda yang terendam masih bisa pulih bila ditangani dengan tepat:
- Buka saluran dan pematang agar air cepat keluar begitu banjir mulai surut.
- Bersihkan lumpur yang menutupi daun dengan menyiramkan air bersih bila memungkinkan.
- Jangan langsung menabur pupuk kimia dosis tinggi, karena akar yang lemah belum mampu menyerap dengan baik.
- Semprot Pupuk Kilat 5 tutup botol per tangki ke daun setelah tanaman tegak kembali, untuk membantu akar dan anakan baru.
- Sulam rumpun yang mati dengan bibit dari persemaian cadangan.
- Pantau penyakit kresek dan hama yang sering muncul setelah genangan.
Menjaga kesuburan sawah di Bojonegoro
Sawah yang ditanami padi dua kali setahun lalu tembakau atau palawija hampir tidak pernah beristirahat. Agar kesuburannya terjaga, kembalikan jerami ke sawah dengan cara dibenamkan atau dikomposkan, manfaatkan kotoran ternak sebagai pupuk kandang, gilir dengan kedelai atau kacang hijau, dan gunakan pupuk organik lengkap secara rutin. Endapan lumpur dari banjir sebenarnya menambah kesuburan, tetapi tanah tetap membutuhkan bahan organik agar strukturnya gembur dan mampu menahan air saat kemarau.
Pola tanam yang menguntungkan
Banyak petani di Bojonegoro memakai pola padi–padi–palawija atau padi–jagung–tembakau dalam setahun, tergantung ketersediaan air. Pola ini memanfaatkan lahan sepanjang tahun sekaligus memutus siklus hama karena tanaman berganti. Kunci keberhasilannya adalah persiapan yang cepat di antara musim, benih dan pupuk yang siap sebelum waktu tanam, serta penanaman serentak dengan petani satu hamparan.
Jagung di perbukitan selatan Bojonegoro
Di lahan kering selatan yang berbatasan dengan hutan jati, jagung ditanam terutama di musim hujan. Waktu tanam yang tepat di awal hujan sangat penting agar jagung tidak kekurangan air saat berbunga. Untuk jagung, rendam 2 kg benih dalam larutan 1 tutup botol Pupuk Kilat per 2 liter air selama 6 jam, lalu semprot 7 tutup botol per tangki pada 7 dan 15–17 HST, serta 10 tutup botol per tangki pada 35–37 HST. Panduannya ada di pupuk untuk jagung, dan pengendalian hama jagung seperti ulat grayak di panduan hama jagung.
Hutan jati dan pertanian di sekitarnya
Sebagian wilayah Bojonegoro berupa kawasan hutan jati. Masyarakat di sekitar hutan sering menanam jagung, kacang tanah, dan singkong di sela tegakan muda atau di lahan yang berbatasan dengan hutan. Lahan seperti ini biasanya kurang subur dan cepat kering, sehingga penambahan pupuk kandang dan penyemprotan pupuk organik lengkap sangat membantu tanaman tumbuh lebih baik. Untuk singkong, panduannya ada di cara menanam singkong.
Tembakau di musim kemarau
Bojonegoro termasuk daerah penanam tembakau di Jawa Timur. Tembakau ditanam di musim kemarau di lahan kering dan sawah tadah hujan setelah padi atau jagung. Untuk tembakau, semprot bibit dan lubang tanam dengan 7 tutup botol per tangki sehari sebelum tanam, lalu semprot 7 tutup botol per tangki pada 7–10, 20–25, dan 40–45 HST untuk pertumbuhan dan pelebaran daun. Panduannya ada di pupuk untuk tembakau.
Kedelai setelah padi
Di sawah tadah hujan, kedelai juga ditanam setelah padi untuk memanfaatkan sisa air. Rendam 1 kg benih dalam larutan 1 tutup botol per 1 liter air selama 15 menit, lalu semprot 7 tutup botol per tangki pada 7 dan 15–17 HST, serta 10 tutup botol per tangki pada 40–45 dan 55–60 HST. Panduannya ada di cara menanam kedelai.
Satu pupuk untuk padi, jagung, tembakau, dan kedelai
Petani Bojonegoro mengelola beberapa komoditas dalam setahun. Pupuk Kilat dipakai untuk semuanya, dari perendaman benih hingga pengisian bulir, tongkol, polong, dan pelebaran daun. Petani tidak perlu membeli banyak jenis pupuk daun dan perangsang. Pupuk Kilat juga dapat dicampur dengan pestisida (7 tutup botol per tangki), sehingga pemupukan dan pengendalian hama dilakukan dalam satu kali semprot.
Peran kelompok tani dan penyuluh
Di Bojonegoro, kelompok tani dan penyuluh pertanian berperan penting dalam mengatur jadwal tanam serentak, pembagian air irigasi, dan pengendalian hama bersama seperti gropyokan tikus. Pembelian pupuk secara berkelompok membuat biaya lebih ringan dan jadwal pemupukan lebih seragam dalam satu hamparan. Kelompok tani juga bisa membuat petak percontohan untuk membandingkan hasil pemupukan, sehingga anggota dapat melihat langsung manfaatnya sebelum menerapkan di lahan masing-masing.
Fokus pemupukan menurut kawasan di Bojonegoro
| Kawasan | Ciri lahan | Fokus pemupukan |
|---|---|---|
| Tepi Bengawan Solo | Sawah subur, rawan banjir di musim hujan | Pemulihan setelah genangan, anakan dan pengisian bulir |
| Sawah tadah hujan | Padi di musim hujan, palawija atau tembakau di musim kemarau | Pertumbuhan awal, efisiensi air |
| Kawasan selatan dekat hutan jati | Tegalan dan lahan kering | Jagung dan palawija, pertumbuhan awal saat hujan pertama |
Panduan tiap tanaman: pupuk untuk padi, pupuk untuk jagung, pupuk untuk kedelai, dan pupuk untuk tembakau.
Pengiriman ke seluruh Bojonegoro
Pupuk Kilat dikirim ke seluruh 28 kecamatan di Kabupaten Bojonegoro, yaitu Margomulyo, Ngraho, Tambakrejo, Ngambon, Sekar, Bubulan, Gondang, Temayang, Sugihwaras, Kedungadem, Kepohbaru, Baureno, Kanor, Sumberrejo, Balen, Sukosewu, Kapas, Bojonegoro, Trucuk, Dander, Ngasem, Gayam, Kalitidu, Malo, Purwosari, Padangan, Kasiman, dan Kedewan.
Persiapan sebelum musim tanam
Pesan pupuk beberapa minggu sebelum musim tanam agar stok sudah tersedia saat perendaman benih dan persemaian dimulai. Untuk kelompok tani, susun daftar kebutuhan setiap anggota berdasarkan luas lahan, lalu pesan sekaligus agar lebih hemat.
Cara order Pupuk Kilat di Bojonegoro
Pilih ukuran 500 ml hingga 10 liter di halaman produk Pupuk Kilat, klik Claim Voucher untuk potongan harga, lalu lanjutkan order via WhatsApp. CS kami akan mengonfirmasi ongkos kirim dan perkiraan waktu tiba.
Informasi distributor resmi ada di halaman distributor, dan daerah lain di provinsi ini di Pupuk Kilat Jawa Timur. Petani di kabupaten tetangga bisa melihat Pupuk Kilat Lamongan, Pupuk Kilat Ngawi, dan Pupuk Kilat Nganjuk. Tertarik menjadi agen di Bojonegoro? Pelajari program kemitraan.
Hasil di lapangan dipengaruhi kondisi lahan, cuaca, varietas, dan cara budidaya.
