Petani pisang di Lumajang menanam di tanah vulkanik kaki Gunung Semeru yang subur, dan hasilnya dikenal hingga ke luar daerah, terutama pisang mas kirana dan pisang agung. Agar tandan tetap besar dan buah mulus dari musim ke musim, tanaman pisang membutuhkan nutrisi yang cukup dan teratur. Pupuk Kilat, pupuk organik lengkap plus hormon dan 17 asam amino dari Jember yang terdaftar di Kementan, membantu pertumbuhan batang, tunas anakan, dan pembesaran buah, sekaligus bisa dipakai untuk padi, tebu, dan sayuran di Lumajang.
Pertanian di Lumajang
Kabupaten Lumajang berada di bagian timur Jawa Timur, berbatasan dengan Probolinggo, Malang, dan Jember, serta menghadap Samudra Hindia di selatan. Wilayah baratnya berada di lereng Gunung Semeru, gunung tertinggi di Pulau Jawa, sehingga tanahnya terbentuk dari material vulkanik yang subur.
Keragaman bentang alam ini membentuk beberapa kawasan pertanian:
- Lereng Semeru, seperti di sekitar Senduro, Pasrujambe, Gucialit, dan Pronojiwo, banyak ditanami pisang, sayuran, kopi, dan tanaman hortikultura lain. Kawasan Senduro dan sekitarnya dikenal sebagai sentra pisang mas kirana dan pisang agung.
- Dataran rendah tengah dan timur, seperti di sekitar Jatiroto, Rowokangkung, Randuagung, dan Kedungjajang, didominasi sawah dan kebun tebu. Jatiroto dikenal dengan pabrik gulanya.
- Kawasan selatan, seperti Pasirian, Tempeh, dan Yosowilangun, berupa dataran rendah dekat pantai dengan sawah dan tegalan.
Mengenal pisang khas Lumajang
Pisang mas kirana berukuran kecil, kulitnya kuning cerah mulus, dan rasanya manis legit. Pisang ini banyak dikirim ke kota-kota besar dan menjadi kebanggaan petani Lumajang. Mutu kulit yang mulus sangat menentukan harga jualnya.
Pisang agung berukuran sangat besar dan biasanya diolah menjadi keripik atau makanan olahan lain. Tandan pisang agung yang besar membutuhkan tanaman yang kuat dan nutrisi yang cukup.
Selain kedua jenis itu, petani Lumajang juga menanam berbagai pisang lain seperti pisang raja, kepok, dan ambon, baik di kebun maupun di pekarangan.
Tantangan petani pisang di Lumajang
- Penyakit layu. Layu fusarium dan layu bakteri bisa menular lewat bibit, alat, dan tanah, lalu menyebar ke seluruh kebun.
- Kebersihan kulit buah. Pisang mas kirana dihargai dari kulitnya yang mulus; bercak dan goresan menurunkan harga.
- Rumpun yang terlalu rapat. Anakan yang dibiarkan tumbuh semua membuat rumpun berebut hara dan tandan menjadi kecil.
- Angin dan tanaman roboh. Tanaman bertandan besar mudah roboh, terutama di musim hujan dan angin kencang.
- Kesuburan tanah. Kebun yang dipanen terus-menerus membutuhkan tambahan bahan organik agar produktivitasnya terjaga.
Jadwal pupuk pisang untuk petani Lumajang
Jadwal berikut memakai Pupuk Kilat (1 tutup botol = 10 ml) dengan tangki semprot 14–16 liter. Kocok botol sebelum dipakai dan semprot pagi (06.00–09.00) atau sore (16.00–18.00).
| Kegiatan | Takaran & cara | Tujuan |
|---|---|---|
| Masa pertumbuhan | Semprot 7 tutup botol per tangki ke seluruh batang hingga pangkal batang, minimal 2 kali sebulan | Batang tumbuh kokoh dan lebih tahan penyakit |
| Kocor rumpun | Kocor 2 tutup botol per 2 liter air per tanaman di sekitar pangkal batang | Membantu perakaran dan pematangan buah |
| Pembesaran buah | Semprot 5–10 tutup botol per tangki ke daun, batang, dan buah | Merangsang pembesaran buah |
Kocor saat tanah lembap agar larutan mudah diserap akar, dan semprot buah saat cuaca cerah. Penjelasan lengkapnya ada di pupuk untuk pepaya dan pisang.
Tips budidaya pisang di Lumajang
- Gunakan bibit sehat dari rumpun yang bebas penyakit, baik bibit anakan maupun bibit hasil kultur jaringan. Hindari mengambil bibit dari kebun yang pernah terserang layu.
- Atur jumlah anakan. Sisakan satu tanaman induk, satu anakan yang sudah besar, dan satu anakan muda per rumpun. Anakan lain dipotong agar nutrisi tidak terbagi-bagi.
- Buang daun kering dan daun sakit secara rutin agar kebun bersih dan penyakit tidak menyebar.
- Potong jantung pisang setelah sisir terakhir terbentuk, agar nutrisi terfokus untuk pembesaran buah.
- Bungkus tandan dengan kantong plastik atau kantong khusus untuk menjaga kulit buah tetap mulus, terutama pada pisang mas kirana.
- Pasang penyangga dari bambu pada tanaman bertandan besar agar tidak roboh.
- Tambahkan bahan organik seperti pupuk kandang, kompos, atau batang pisang bekas panen yang dicacah di sekitar rumpun.
Mencegah penyakit layu pada pisang
Penyakit layu adalah ancaman terbesar bagi kebun pisang. Tanaman yang terserang daunnya menguning dan layu dari bawah, lalu batang menjadi lunak. Bila dibelah, pada batang terlihat garis kecokelatan. Pencegahannya:
- Cabut dan musnahkan tanaman yang sakit beserta bonggolnya; jangan dijadikan bibit.
- Bersihkan alat seperti parang dan pisau setelah dipakai di tanaman sakit.
- Perbaiki drainase agar tanah tidak tergenang.
- Jangan menanam bibit baru di lubang bekas tanaman yang mati karena layu tanpa perlakuan tanah.
- Jaga kesehatan tanaman dengan pemupukan berimbang agar lebih tahan terhadap serangan.
Kalender kebun pisang sepanjang tahun
Pisang tidak mengenal musim tanam yang ketat seperti padi, sehingga pekerjaan di kebun berlangsung sepanjang tahun. Meski begitu, pola hujan di Lumajang tetap memengaruhi waktu yang paling baik untuk setiap kegiatan:
- Awal musim hujan (sekitar November–Desember): waktu terbaik menanam bibit baru karena tanah lembap dan bibit cepat beradaptasi. Siapkan lubang tanam beberapa minggu sebelumnya dan isi dengan pupuk kandang.
- Puncak musim hujan (Januari–Maret): perhatikan drainase kebun, buang daun yang sakit, dan waspadai penyakit layu serta bercak daun yang berkembang di kondisi lembap. Pasang penyangga pada tanaman yang mulai berbuah.
- Peralihan ke kemarau (April–Mei): lakukan penjarangan anakan, bersihkan rumpun, dan lanjutkan penyemprotan batang secara rutin.
- Musim kemarau (Juni–September): tambahkan mulsa dari daun dan batang pisang kering di sekitar rumpun untuk menjaga kelembapan tanah. Bila memungkinkan, siram kebun di lereng yang cepat kering.
- Menjelang musim hujan berikutnya (Oktober): perbaiki saluran air, tambahkan bahan organik, dan siapkan bibit untuk penanaman ulang.
Karena tanaman pisang di satu kebun berbeda-beda umurnya, jadwal semprot batang dua kali sebulan dapat dilakukan untuk seluruh kebun sekaligus, sedangkan semprot buah difokuskan pada tanaman yang sedang membesarkan tandan.
Ciri pisang siap panen
Pisang dipanen sebelum matang di pohon agar tahan selama pengiriman. Ciri tandan yang siap dipanen antara lain sudut-sudut pada buah mulai membulat, warna kulit hijau sedikit memudar, dan daun bendera mulai mengering. Untuk pengiriman jarak jauh, petani biasanya memanen sedikit lebih awal agar buah tidak terlalu matang saat tiba. Potong tandan dengan hati-hati dan jangan diletakkan langsung di tanah agar kulit tidak tergores.
Tebu di Jatiroto dan sekitarnya
Dataran rendah Lumajang bagian timur banyak ditanami tebu untuk memasok pabrik gula. Untuk tebu, celupkan bibit batang ke larutan 1 tutup botol Pupuk Kilat per 2 liter air selama 30 menit sebelum tanam, lalu semprot 7 tutup botol per tangki ke daun dan daerah perakaran setiap 7 hari hingga 28 HST. Mulai 45 HST, semprot 7–10 tutup botol per tangki setiap 15 hari hingga tanaman berumur 5 bulan untuk pertumbuhan dan pembesaran batang. Panduan lengkapnya ada di pupuk untuk tebu.
Padi di sawah Lumajang
Untuk padi, rendam benih dengan 1 tutup botol Pupuk Kilat per 2 liter air sebelum semai, semprot persemaian 5–7 hari sebelum tanam, lalu semprot 5 tutup botol per tangki pada 7, 20, 40, dan 60 HST. Jangan menyemprot saat padi berbunga. Kebutuhan sekitar 5–6 liter per hektar. Jadwal lengkapnya ada di pupuk untuk padi.
Sayuran di lereng Semeru
Di kawasan lereng yang lebih tinggi, petani juga menanam sayuran. Untuk sayuran daun, semprot 3 tutup botol Pupuk Kilat per tangki setiap 7 hari hingga 28 HST, lalu kocor rutin hingga panen. Untuk cabai dan tomat, semprot 5 tutup botol per tangki setiap 7 hari hingga 49 HST, lalu 7 tutup botol per tangki mulai 56 HST dan setelah setiap petik. Panduannya ada di pupuk untuk sawi dan sayuran daun dan pupuk untuk cabai.
Satu pupuk untuk semua komoditas
Petani di Lumajang sering mengelola pisang di kebun, padi di sawah, dan sayuran di pekarangan sekaligus. Pupuk Kilat dapat dipakai untuk semuanya, dari fase pertumbuhan hingga pembesaran buah, cukup dengan menyesuaikan takaran dan cara aplikasinya. Pupuk dasar tetap diberikan sesuai anjuran setempat, dan pemakaian rutin dapat membantu mengurangi pupuk kimia secara bertahap.
Pengiriman ke seluruh Lumajang
Lumajang bertetangga langsung dengan Jember, tempat Pupuk Kilat diproduksi, sehingga pengiriman umumnya cepat. Pupuk Kilat dikirim ke seluruh 21 kecamatan di Kabupaten Lumajang, yaitu Lumajang, Sukodono, Sumbersuko, Tempeh, Pasirian, Candipuro, Pronojiwo, Tempursari, Kunir, Yosowilangun, Rowokangkung, Jatiroto, Randuagung, Kedungjajang, Klakah, Ranuyoso, Senduro, Pasrujambe, Gucialit, Padang, dan Tekung.
Cara order Pupuk Kilat di Lumajang
Pilih ukuran 500 ml hingga 10 liter di halaman produk Pupuk Kilat, klik Claim Voucher untuk potongan harga, lalu lanjutkan order via WhatsApp. CS kami akan mengonfirmasi ongkos kirim dan perkiraan waktu tiba.
Informasi distributor resmi ada di halaman distributor, dan daerah lain di provinsi ini di Pupuk Kilat Jawa Timur. Petani di kabupaten tetangga bisa melihat Pupuk Kilat Jember dan Pupuk Kilat Probolinggo. Tertarik menjadi penjual di Lumajang? Pelajari program kemitraan.
Hasil di lapangan dipengaruhi kondisi lahan, cuaca, varietas, dan cara budidaya.
