Petani porang di Madiun termasuk yang paling awal mengembangkan porang sebagai tanaman budidaya, memanfaatkan lahan di bawah tegakan hutan dan kebun. Kini porang menjadi sumber penghasilan tambahan yang penting bagi banyak keluarga petani di kawasan hutan Madiun. Agar umbi dan katak tumbuh besar dalam musim hujan yang terbatas, tanaman perlu nutrisi yang tepat sejak tunas muncul. Pupuk Kilat, pupuk organik lengkap plus hormon dan 17 asam amino dari Jember yang terdaftar di Kementan, bisa dipakai untuk porang sekaligus padi dan palawija di Madiun.
Pertanian di Madiun
Kabupaten Madiun berada di bagian barat Jawa Timur, berbatasan dengan Ngawi di utara, Nganjuk di timur, Ponorogo di selatan, dan Magetan di barat. Bentang alamnya beragam:
- Dataran rendah tengah, di sepanjang aliran Kali Madiun seperti di sekitar Jiwan, Sawahan, Balerejo, Mejayan, Wonoasri, Pilangkenceng, dan Madiun, didominasi sawah irigasi yang subur. Padi menjadi tanaman utama, diselingi jagung dan kedelai.
- Kawasan hutan utara dan timur, seperti Saradan dan sekitarnya, banyak ditumbuhi hutan jati. Di bawah tegakan hutan inilah porang banyak dibudidayakan oleh masyarakat sekitar hutan.
- Lereng Gunung Wilis di selatan dan tenggara, seperti Kare, Dagangan, Wungu, dan Gemarang, berudara lebih sejuk dengan kebun campuran, hutan, dan lahan porang.
- Kawasan barat dan selatan, seperti Geger, Dolopo, dan Kebonsari, berupa sawah dan tegalan dengan berbagai tanaman pangan dan hortikultura.
Data pertanian Madiun
Dua komoditas paling menonjol di Kabupaten Madiun adalah porang dan padi.
- Porang. Data Dinas Pertanian Kabupaten Madiun yang dikutip Suara Surabaya menunjukkan luas lahan porang naik dari sekitar 1.484 hektar pada 2016 menjadi sekitar 5.363 hektar pada 2020. Kenaikan terbesar terjadi pada 2019–2020 saat permintaan ekspor porang meningkat.
- Padi. Menurut rilis BPS Provinsi Jawa Timur yang dikutip GoodStats, produksi padi Kabupaten Madiun pada 2025 sekitar 480,26 ribu ton gabah kering giling, termasuk enam besar di Jawa Timur.
Lonjakan luas tanam porang membuat banyak petani baru ikut menanam. Tantangannya adalah menjaga hasil umbi tetap tinggi saat harga sedang turun, sehingga efisiensi biaya pupuk menjadi penting.
Sumber: Suara Surabaya dan GoodStats, mengutip BPS Jawa Timur.
Porang di kawasan hutan Madiun
Porang tumbuh baik di bawah naungan dengan tanah gembur dan kaya bahan organik, kondisi yang banyak ditemukan di bawah tegakan jati, sengon, dan mahoni di Madiun. Budidaya porang di lahan hutan memberi manfaat ganda: masyarakat mendapat penghasilan, sementara hutan tetap terjaga.
Siklus porang di Madiun mengikuti musim:
| Musim | Perkiraan waktu | Kondisi tanaman | Kegiatan |
|---|---|---|---|
| Awal musim hujan | Sekitar November–Desember | Tunas muncul | Tanam bibit, celup bibit, beri mulsa |
| Puncak musim hujan | Sekitar Januari–Maret | Daun membuka lebar, katak terbentuk | Pemupukan rutin, penyiangan, pantau penyakit |
| Akhir musim hujan | Sekitar April–Mei | Daun mulai menguning | Kumpulkan katak, kurangi pemupukan |
| Musim kemarau | Sekitar Juni–Oktober | Dorman, tidak tampak di atas tanah | Panen umbi, simpan bibit, siapkan lahan |
Tantangan petani porang di Madiun
- Masa tumbuh yang singkat. Porang hanya aktif selama musim hujan, sehingga setiap minggu sangat berharga untuk pembesaran umbi.
- Busuk umbi dan busuk batang saat tanah terlalu basah atau bibit terluka.
- Naungan yang tidak seimbang. Tegakan yang terlalu rapat membuat porang kurus, terlalu terbuka membuat daun terbakar.
- Harga yang naik turun mengikuti permintaan pabrik.
- Kesuburan tanah menurun bila porang ditanam berulang tanpa tambahan bahan organik.
Jadwal pupuk porang untuk petani Madiun
Takaran memakai Pupuk Kilat (1 tutup botol = 10 ml) dengan tangki semprot 14–16 liter. Kocok botol sebelum dipakai, semprot pagi atau sore saat tidak hujan.
| Waktu | Takaran & cara | Tujuan |
|---|---|---|
| Sebelum tanam | Celupkan bibit katak atau umbi kecil ke larutan 1 tutup botol per 2 liter air selama 30 menit, tiriskan, lalu tanam | Merangsang tunas dan akar |
| Saat daun mulai membuka | Semprot 7 tutup botol per tangki ke daun dan sekitar pangkal, setiap 7 hari sebanyak 4 kali | Pertumbuhan daun dan akar |
| Setelah itu hingga daun mulai menguning | Semprot 7–10 tutup botol per tangki setiap 15 hari | Pembesaran umbi dan katak |
| Kocor bulanan | 1 tutup botol per liter air, sekitar satu gelas per tanaman, sebulan sekali | Membantu perakaran dan penyerapan hara |
Penjelasan lengkap, termasuk cara aplikasi dan masalah umum, ada di pupuk untuk porang.
Tips budidaya porang di Madiun
- Pilih bibit yang sehat dan padat, baik katak maupun umbi kecil. Buang bibit yang lunak atau berbau busuk.
- Tanam di awal musim hujan begitu tanah sudah cukup lembap, agar masa tumbuh dimanfaatkan sepenuhnya.
- Beri pupuk kandang atau kompos di setiap lubang tanam, karena porang menyukai tanah kaya humus.
- Gunakan mulsa serasah daun dari tegakan di sekitarnya untuk menjaga kelembapan dan menambah bahan organik.
- Atur naungan sekitar 40–60%, pangkas cabang pohon pelindung bila terlalu gelap.
- Jangan melukai umbi saat menyiangi atau menggemburkan tanah.
- Kumpulkan katak yang jatuh menjelang akhir musim untuk bibit musim berikutnya.
- Panen saat dorman dan pisahkan umbi besar untuk dijual dan umbi kecil untuk ditanam kembali.
Bagi petani yang baru memulai porang, mulailah dari luas kecil di bawah tegakan yang sudah ada, catat pertumbuhan setiap musim, lalu perluas lahan setelah memahami cara merawatnya.
Penyakit dan masalah porang yang sering muncul
Pada musim hujan yang sangat basah, petani porang di Madiun sering menghadapi beberapa masalah berikut:
- Busuk umbi dan busuk batang. Biasanya terjadi di lahan yang airnya menggenang atau pada bibit yang terluka. Perbaiki saluran air, buat bedengan rendah di lahan datar, dan buang tanaman yang sakit beserta tanah di sekitarnya.
- Daun terbakar. Terjadi bila naungan terlalu terbuka atau setelah pohon pelindung ditebang. Tambahkan naungan sementara atau tanam porang di bagian lahan yang lebih teduh.
- Batang rebah sebelum waktunya. Bisa karena penyakit, angin kencang, atau kekurangan hara. Pemupukan rutin sejak awal membantu batang lebih kokoh.
- Umbi kecil walau tanaman tampak sehat. Biasanya karena pemupukan terlambat atau naungan terlalu gelap, sehingga fotosintesis kurang.
Menjaga kebersihan lahan, memilih bibit sehat, dan memupuk tepat waktu adalah cara paling sederhana untuk mengurangi masalah tersebut.
Panen dan penjualan porang
Porang dipanen saat dorman di musim kemarau. Umbi digali dengan hati-hati agar tidak terluka, lalu dibersihkan dari tanah. Umbi besar biasanya dijual segar ke pengepul atau diolah menjadi irisan kering (chips) yang dikeringkan di bawah sinar matahari. Umbi kecil dan katak disimpan sebagai bibit untuk musim berikutnya. Karena harga porang naik turun mengikuti permintaan pabrik, petani yang mampu mengolah sendiri menjadi chips kering sering memiliki pilihan menjual yang lebih leluasa.
Menjaga kesuburan lahan porang
Lahan porang yang ditanami terus-menerus perlu tambahan bahan organik agar kesuburannya terjaga. Manfaatkan serasah daun jati dan pohon lain sebagai mulsa, tambahkan pupuk kandang atau kompos sebelum musim tanam, dan jangan membakar sisa tanaman. Bila memungkinkan, gilir sebagian lahan dengan tanaman lain atau biarkan beristirahat satu musim untuk memutus siklus penyakit tanah.
Padi di sawah Madiun
Dataran rendah Madiun yang dialiri Kali Madiun adalah lumbung padi yang penting di Jawa Timur bagian barat. Untuk padi, rendam benih dengan 1 tutup botol Pupuk Kilat per 2 liter air sebelum semai, semprot persemaian 5–7 hari sebelum tanam, lalu semprot 5 tutup botol per tangki pada 7, 20, 40, dan 60 HST. Jangan menyemprot saat padi berbunga. Kebutuhan sekitar 5–6 liter per hektar. Jadwal lengkapnya ada di pupuk untuk padi.
Sayuran dan buah di lereng Wilis
Di kawasan yang lebih tinggi seperti Kare dan Dagangan, petani juga menanam sayuran, kopi, durian, dan buah-buahan lain di kebun campuran. Untuk durian dan tanaman buah berbatang keras, semprot 7 tutup botol Pupuk Kilat per tangki minimal dua kali sebulan pada masa perawatan, lalu kocor dan labur batang menjelang musim bunga. Untuk sayuran daun, semprot 3 tutup botol per tangki setiap 7 hari hingga 28 HST. Panduannya ada di pupuk untuk durian dan kelengkeng dan pupuk untuk sawi dan sayuran daun.
Jagung dan kedelai
Setelah padi, banyak sawah di Madiun ditanami jagung atau kedelai. Untuk jagung, rendam 2 kg benih dalam larutan 1 tutup botol per 2 liter air selama 6 jam, lalu semprot 7 tutup botol per tangki pada 7 dan 15–17 HST, serta 10 tutup botol per tangki pada 35–37 HST. Untuk kedelai, rendam 1 kg benih dalam larutan 1 tutup botol per 1 liter air selama 15 menit, lalu semprot 7 tutup pada 7 dan 15–17 HST, serta 10 tutup pada 40–45 dan 55–60 HST. Panduannya ada di pupuk untuk jagung dan pupuk untuk kedelai.
Satu pupuk untuk porang, padi, dan palawija
Banyak keluarga petani di Madiun mengelola sawah di dataran rendah sekaligus lahan porang di kawasan hutan. Pupuk Kilat dipakai untuk semuanya, dari perendaman benih dan celup bibit hingga pembesaran umbi dan pengisian bulir. Pupuk dasar tetap diberikan sesuai anjuran setempat, dan pemakaian rutin dapat membantu mengurangi pupuk kimia secara bertahap. Pupuk Kilat juga dapat dicampur dengan pestisida (7 tutup botol per tangki).
Fokus pemupukan menurut kawasan di Madiun
| Kawasan | Komoditas utama | Fokus pemupukan |
|---|---|---|
| Kawasan hutan dan lereng, seperti Saradan dan Kare | Porang di bawah tegakan | Pertumbuhan daun di awal musim hujan, pembesaran umbi dan katak |
| Sawah dataran rendah | Padi, kemudian jagung atau kedelai | Anakan, pengisian bulir, rotasi palawija |
| Lereng Gunung Wilis | Sayuran, kopi, dan buah | Pertumbuhan awal, pengisian buah |
Panduan lengkap ada di pupuk untuk porang, pupuk untuk padi, dan pupuk untuk jagung.
Pengiriman ke seluruh Madiun
Pupuk Kilat dikirim ke seluruh 15 kecamatan di Kabupaten Madiun, yaitu Kebonsari, Geger, Dolopo, Dagangan, Wungu, Kare, Gemarang, Saradan, Pilangkenceng, Mejayan, Wonoasri, Balerejo, Madiun, Sawahan, dan Jiwan, serta ke Kota Madiun.
Cara order Pupuk Kilat di Madiun
Pilih ukuran 500 ml hingga 10 liter di halaman produk Pupuk Kilat, klik Claim Voucher untuk potongan harga, lalu lanjutkan order via WhatsApp. CS kami akan mengonfirmasi ongkos kirim dan perkiraan waktu tiba.
Informasi distributor resmi ada di halaman distributor, dan daerah lain di provinsi ini di Pupuk Kilat Jawa Timur. Petani di kabupaten tetangga bisa melihat Pupuk Kilat Ngawi dan Pupuk Kilat Nganjuk. Tertarik menjadi agen di Madiun? Pelajari program kemitraan.
Hasil di lapangan dipengaruhi kondisi lahan, cuaca, varietas, dan cara budidaya.
