Petani bawang merah di Nganjuk menanam dalam siklus yang singkat, sekitar dua bulan dari tanam hingga panen, sehingga kesalahan kecil dalam pemupukan langsung terlihat pada ukuran dan mutu umbi. Pupuk Kilat, pupuk organik lengkap plus hormon dan 17 asam amino dari Jember yang terdaftar di Kementan, membantu bibit tumbuh serempak, akar lebih kuat, daun tetap hijau, dan umbi lebih besar serta padat saat panen.
Pertanian di Nganjuk
Kabupaten Nganjuk berada di bagian barat Jawa Timur, diapit Kabupaten Madiun, Kediri, Jombang, dan Bojonegoro. Daerah ini dijuluki Kota Angin karena anginnya yang cukup kencang di musim tertentu. Sebagian besar wilayahnya berupa dataran rendah yang subur, dialiri Kali Widas dan anak-anak sungainya, serta dilintasi Sungai Brantas di sisi timur.
Nganjuk dikenal sebagai salah satu sentra bawang merah terbesar di Jawa Timur. Hamparan bawang merah mudah dijumpai di kecamatan seperti Sukomoro, Rejoso, Gondang, Bagor, dan Wilangan. Selain bawang merah, sawah di Nganjuk juga banyak ditanami padi, sementara jagung dan cabai ditanam bergiliran. Di bagian selatan, wilayah Nganjuk naik ke lereng Gunung Wilis di sekitar Sawahan, Ngetos, dan Berbek, dengan udara lebih sejuk dan lahan tegalan serta perkebunan rakyat.
Bawang merah di Nganjuk umumnya ditanam saat musim kemarau, ketika cuaca kering dan sinar matahari penuh membantu pembentukan umbi. Banyak petani menerapkan pola padi di musim hujan lalu bawang merah di musim kemarau, sehingga lahan bekerja hampir sepanjang tahun.
Tantangan petani bawang merah di Nganjuk
- Angin dan panas di musim kemarau. Angin kencang dan terik membuat tanaman cepat kehilangan air, sehingga penyiraman harus teratur agar umbi tidak kecil.
- Ulat bawang. Ulat menggerek ke dalam daun dan bisa menghabiskan pertanaman bila terlambat dikendalikan. Pemantauan sejak awal tanam sangat penting.
- Penyakit di luar musim. Penanaman saat musim hujan memicu penyakit layu, busuk umbi, dan bercak ungu pada daun.
- Tanah yang lelah. Lahan yang ditanami bawang merah dan padi bergantian sepanjang tahun membutuhkan tambahan bahan organik agar tetap gembur.
- Harga yang naik-turun. Mutu umbi yang baik dan tahan simpan memberi pilihan untuk menunda penjualan saat harga panen jatuh.
Jadwal pupuk bawang merah untuk petani Nganjuk
Jadwal berikut memakai Pupuk Kilat (1 tutup botol = 10 ml) dengan tangki semprot 14–16 liter. Kocok botol sebelum dipakai dan semprot pagi (06.00–09.00) atau sore (16.00–18.00), terutama saat angin sedang tenang.
| Waktu | Takaran & cara | Tujuan |
|---|---|---|
| 1–2 hari sebelum tanam | Bibit diletakkan di atas waring, semprot 2 tutup botol per tangki hingga basah merata, diamkan 12 jam lalu tanam | Bibit tumbuh serempak dan lebih tahan penyakit |
| 7 HST, ulangi tiap 7 hari hingga 21 HST | Semprot 5 tutup botol per tangki ke daun dan daerah perakaran | Akar dan daun tumbuh optimal |
| 30–35 HST hingga 10 hari sebelum panen | Semprot 7 tutup botol per tangki ke daun dan daerah perakaran | Mengoptimalkan pembesaran umbi |
Kebutuhan Pupuk Kilat untuk bawang merah sekitar 5–6 liter per hektar per musim. Untuk lahan 1.000 m², siapkan sekitar 500–600 ml. Pupuk Kilat boleh dicampur dengan pestisida (7 tutup botol per tangki), sehingga nutrisi dan pengendalian ulat bisa dilakukan dalam satu kali semprot. Penjelasan lengkap per fase ada di pupuk untuk bawang merah.
Kalender tanam di Nganjuk
| Musim | Perkiraan waktu | Tanaman yang umum |
|---|---|---|
| Musim hujan | November – Februari | Padi |
| Peralihan | Maret – Mei | Padi kedua atau jagung, persiapan bawang merah |
| Musim kemarau | Juni – Oktober | Bawang merah, cabai, jagung |
Waktu ini dapat bergeser setiap tahun mengikuti datangnya musim hujan dan ketersediaan air. Banyak petani memanfaatkan sisa air sawah setelah panen padi untuk memulai tanam bawang merah, lalu mengandalkan sumur atau pompa untuk penyiraman di puncak kemarau.
Menghadapi angin kencang di musim kemarau
Angin yang kencang di Nganjuk mempercepat penguapan air dari tanah dan daun. Pada bawang merah, kekurangan air saat pembentukan umbi langsung berdampak pada ukuran umbi. Beberapa langkah yang membantu:
- Siram pagi dan sore secara teratur, jangan menunggu tanah retak.
- Gunakan mulsa jerami di permukaan bedengan untuk mengurangi penguapan.
- Semprot saat angin tenang, biasanya pagi hari, agar larutan tidak terbawa angin dan merata ke daun.
- Jaga kesehatan daun. Daun yang tetap hijau dan tegak lebih mampu membentuk umbi besar; pupuk organik lengkap yang mengandung unsur mikro dan asam amino membantu daun pulih setelah cuaca ekstrem.
Mengendalikan ulat bawang
Ulat bawang adalah hama paling ditakuti di sentra bawang merah. Ngengatnya meletakkan telur di daun, lalu ulat masuk ke dalam rongga daun sehingga sulit terkena semprotan. Pengendalian paling berhasil bila dilakukan sejak dini:
- Pasang perangkap lampu atau perangkap feromon untuk memantau ngengat.
- Periksa daun setiap pagi; kumpulkan dan musnahkan kelompok telur.
- Semprot saat ulat masih kecil, sebelum masuk jauh ke dalam daun.
- Gilir bahan aktif insektisida agar ulat tidak kebal.
- Bersihkan sisa tanaman setelah panen agar ulat tidak bertahan sampai musim berikutnya.
Tips budidaya bawang merah di Nganjuk
- Pilih umbi bibit yang sehat, padat, berukuran seragam, dan sudah melewati masa simpan yang cukup agar tunasnya serempak.
- Potong ujung umbi bibit sekitar sepertiga bagian sebelum tanam untuk mempercepat tumbuhnya tunas, sesuai kebiasaan petani setempat.
- Buat bedengan dengan parit yang baik, cukup tinggi agar drainase lancar bila hujan turun di luar musim.
- Siram teratur pagi dan sore saat kemarau dan angin kencang, karena kekurangan air saat pembentukan umbi membuat umbi kecil.
- Pasang perangkap dan pantau ulat sejak minggu pertama; kendalikan saat populasi masih rendah.
- Hentikan penyemprotan pupuk sekitar 10 hari sebelum panen agar umbi matang sempurna dan tahan disimpan.
Panen dan penyimpanan
Bawang merah siap dipanen sekitar dua bulan setelah tanam, tergantung varietas, ditandai sebagian besar daun rebah dan menguning serta umbi tampak padat dan berwarna merah mengilap. Setelah dicabut, bawang diikat dan dijemur hingga daunnya kering. Simpan dengan cara digantung di tempat kering dan berangin. Umbi dari tanaman yang sehat dan cukup nutrisi lebih tahan disimpan, sehingga petani punya pilihan untuk menjual saat harga lebih baik atau menyisihkannya sebagai bibit musim berikutnya.
Padi di sawah Nganjuk
Saat musim hujan, banyak lahan bawang merah di Nganjuk berganti menjadi sawah padi. Untuk padi, rendam benih dengan 1 tutup botol Pupuk Kilat per 2 liter air sebelum semai, semprot persemaian 5–7 hari sebelum tanam, lalu semprot 5 tutup botol per tangki pada 7, 20, 40, dan 60 HST. Jangan menyemprot saat padi sedang berbunga. Kebutuhan sekitar 5–6 liter per hektar. Panduan lengkapnya ada di pupuk untuk padi dan teknik budidayanya di cara menanam padi.
Komoditas lain di Nganjuk
- Jagung: rendam benih 6 jam (1 tutup botol per 2 liter air untuk 2 kg benih), semprot 7 tutup botol per tangki pada 7 HST dan 15–17 HST, lalu 10 tutup botol per tangki pada 35–37 HST. Lihat pupuk untuk jagung.
- Cabai: semprot 5 tutup botol per tangki setiap 7 hari hingga 49 HST, lalu 7 tutup botol per tangki mulai 56 HST dan setelah setiap petik. Lihat pupuk untuk cabai.
Satu pupuk untuk semua komoditas
Dengan pola tanam bawang merah, padi, jagung, dan cabai yang bergiliran, petani Nganjuk tidak perlu menyimpan banyak jenis pupuk daun dan perangsang. Pupuk Kilat dipakai dari perlakuan bibit, fase pertumbuhan, hingga pembesaran umbi dan pengisian gabah — cukup menyesuaikan takaran dan jadwalnya. Pupuk dasar tetap diberikan sesuai anjuran setempat, dan pemakaian rutin dapat membantu mengurangi pupuk kimia secara bertahap.
Sayuran dan tanaman lain di lereng Wilis
Kecamatan di bagian selatan seperti Sawahan, Ngetos, dan Berbek berada di lereng Gunung Wilis dengan udara lebih sejuk. Petani di kawasan ini menanam sayuran, cabai, dan tanaman tahunan di tegalan dan kebun. Untuk sayuran daun, semprot 3 tutup botol Pupuk Kilat per tangki setiap 7 hari hingga 28 HST, lalu kocor rutin hingga panen. Untuk tanaman buah di pekarangan, ikuti panduan cara merangsang pohon buah cepat berbunga.
Pengiriman ke seluruh Nganjuk
Pupuk Kilat dikirim dari Jember ke seluruh 20 kecamatan di Kabupaten Nganjuk, yaitu Nganjuk, Bagor, Baron, Berbek, Gondang, Jatikalen, Kertosono, Lengkong, Loceret, Ngetos, Ngluyu, Ngronggot, Pace, Patianrowo, Prambon, Rejoso, Sawahan, Sukomoro, Tanjunganom, dan Wilangan. Untuk kelompok tani dan toko pertanian, tanyakan pengiriman sekaligus agar lebih hemat ongkos kirim.
Cara order Pupuk Kilat di Nganjuk
Pilih ukuran 500 ml hingga 10 liter di halaman produk Pupuk Kilat, klik Claim Voucher untuk potongan harga, lalu lanjutkan order via WhatsApp. CS kami akan mengonfirmasi ongkos kirim dan perkiraan waktu tiba. Untuk satu hektar bawang merah, kemasan 4 liter ditambah 2 liter sudah mencukupi satu musim.
Informasi distributor resmi ada di halaman distributor, dan daerah lain di provinsi ini di Pupuk Kilat Jawa Timur. Untuk petani di kabupaten tetangga, lihat juga Pupuk Kilat Kediri. Tertarik menjadi penjual di Nganjuk? Pelajari program kemitraan.
Hasil di lapangan dipengaruhi kondisi lahan, cuaca, varietas, dan cara budidaya.
