hit counter code Langsung ke konten
Konsultasi gratis via WhatsApp · Pengiriman ke seluruh Indonesia
Shopee WhatsApp
Panduan Tanaman Pangan

Hama dan Penyakit Padi serta Cara Mengatasinya

Pupuk Kilat Diperbarui 8 menit baca

Hama padi yang paling merugikan petani di Indonesia adalah wereng batang cokelat, penggerek batang, walang sangit, tikus, dan keong mas, sedangkan penyakit utamanya meliputi blas, hawar daun bakteri (kresek), tungro, dan bercak cokelat. Pengendalian paling efektif adalah pengendalian terpadu: tanam serentak, varietas tahan, jarak tanam dan pengairan yang tepat, pemupukan berimbang, pemantauan rutin, perlindungan musuh alami, dan pestisida hanya bila serangan melewati batas.

Serangan hama dan penyakit bisa menurunkan hasil padi secara drastis, bahkan menyebabkan puso atau gagal panen. Kuncinya adalah mengenali gejala sejak dini dan bertindak tepat waktu. Panduan ini membahas hama dan penyakit padi yang paling sering ditemui, cara membedakannya, dan langkah pengendaliannya.

Hama utama tanaman padi

HamaGejala seranganCara mengendalikan
Wereng batang cokelatTanaman menguning lalu kering seperti terbakar (hopperburn), terjadi berkelompokVarietas tahan, tanam serentak, pengairan berselang, jangan berlebihan nitrogen
Penggerek batangPucuk mati pada fase anakan (sundep), malai hampa putih pada fase bunting (beluk)Kumpulkan kelompok telur, tanam serentak, potong jerami rendah setelah panen
Walang sangitBulir hampa atau berbintik cokelat, bau khasKendalikan gulma di sekitar sawah, tanam serentak, pengendalian saat padi masak susu
TikusBatang terpotong miring, rumpun rusak dari tengah petakGropyokan, pagar plastik dan bubu perangkap, sanitasi pematang
Keong masBibit muda terpotong dan hilangAmbil keong dan telurnya, pasang saringan di saluran masuk air, keringkan sawah sesaat
Hama putih palsuDaun tergulung dan bergaris putihBiasanya tidak perlu tindakan bila serangan ringan
Ulat grayakDaun dimakan hingga tinggal tulangPantau di persemaian dan sawah muda

Wereng batang cokelat

Wereng adalah hama yang paling ditakuti petani padi. Serangga kecil berwarna cokelat ini mengisap cairan batang di pangkal rumpun. Pada serangan berat, tanaman mengering berkelompok seperti terbakar. Wereng juga menularkan virus kerdil rumput dan kerdil hampa. Wereng berkembang pesat pada tanaman yang terlalu rapat, terlalu banyak nitrogen, dan sawah yang terus tergenang.

Cara pengendalian:

  • Tanam varietas tahan wereng yang dianjurkan di daerah Anda.
  • Tanam serentak dalam satu hamparan.
  • Gunakan sistem jajar legowo agar pangkal rumpun tidak terlalu lembap.
  • Pantau pangkal rumpun setiap minggu dengan menepuk batang di atas nampan atau air.
  • Hindari penyemprotan insektisida berspektrum luas di awal musim yang membunuh musuh alami seperti laba-laba dan kepik predator.

Penggerek batang

Larva penggerek masuk ke batang padi. Pada fase anakan, pucuk tanaman mati dan mudah dicabut (sundep). Pada fase bunting atau berbunga, malai keluar dengan bulir hampa berwarna putih (beluk). Kumpulkan kelompok telur di daun persemaian dan sawah muda, tanam serentak, dan potong jerami serendah mungkin setelah panen agar larva yang bersembunyi ikut mati.

Tikus

Tikus menyerang sejak persemaian hingga menjelang panen. Pengendalian paling efektif dilakukan bersama-sama dalam satu hamparan, sejak sebelum tanam: gropyokan massal, membersihkan semak dan pematang yang menjadi sarang, serta memasang pagar plastik dengan bubu perangkap.

Penyakit utama tanaman padi

PenyakitGejalaCara mengendalikan
BlasBercak belah ketupat di daun; leher malai busuk sehingga malai patah dan hampaVarietas tahan, jangan berlebihan nitrogen, fungisida pada fase rawan
Hawar daun bakteri (kresek)Tepi daun menguning lalu mengering bergelombang dari ujungVarietas tahan, pengairan berselang, hindari luka pada tanaman
TungroDaun menguning oranye, tanaman kerdil, anakan sedikitKendalikan wereng hijau penular, cabut tanaman sakit, tanam serentak
Bercak cokelatBercak cokelat oval di daun dan bulirPemupukan berimbang, terutama kalium
Busuk batangBatang membusuk di dekat permukaan air, tanaman rebahKeringkan sawah berkala, hindari kelebihan nitrogen
Kerdil rumput dan kerdil hampaTanaman kerdil, anakan banyak tetapi kecil, tidak bermalaiKendalikan wereng batang cokelat

Blas

Blas disebabkan jamur yang berkembang saat cuaca lembap dan pemupukan nitrogen berlebihan. Blas leher sangat berbahaya karena malai patah dan bulir hampa. Gunakan varietas tahan, pupuk nitrogen secukupnya, dan lakukan penyemprotan fungisida pencegahan pada fase bunting hingga awal berbunga bila daerah Anda rawan blas.

Hawar daun bakteri

Penyakit kresek menyebar lewat air irigasi, angin, dan luka pada tanaman. Gejalanya berupa garis kuning di tepi daun yang meluas dan mengering. Pada serangan berat di tanaman muda, seluruh rumpun bisa layu. Gunakan varietas tahan, hindari genangan terus-menerus, dan jangan memupuk nitrogen berlebihan.

Hama dan penyakit menurut fase pertumbuhan padi

Mengetahui hama dan penyakit yang biasa muncul di setiap fase membantu petani memantau dengan lebih terarah.

FaseUmur perkiraanHama/penyakit yang perlu diwaspadai
Persemaian0–21 hariTikus, keong mas, ulat grayak, penggerek batang (telur)
Anakan1–6 minggu setelah tanamKeong mas, penggerek batang (sundep), wereng, hawar daun bakteri
BuntingSekitar 7–9 mingguWereng, blas daun, tikus, busuk batang
BerbungaSekitar 9–10 mingguBlas leher, penggerek batang (beluk), walang sangit
Pengisian bulir hingga panenSekitar 10–15 mingguWalang sangit, tikus, burung, bercak cokelat pada bulir

Gunakan tabel ini sebagai panduan pemantauan. Waktu tiap fase berbeda menurut varietas dan umur panen; perkiraan umur panen tiap varietas dibahas di umur panen padi.

Membedakan gejala hama, penyakit, dan kekurangan hara

Daun padi yang menguning tidak selalu disebabkan hama atau penyakit. Kekurangan nitrogen membuat daun tua menguning merata dan tanaman tampak pucat. Kekurangan kalium membuat ujung dan tepi daun tua mengering kecokelatan. Sementara itu, tungro membuat daun berwarna kuning oranye mulai dari ujung disertai tanaman kerdil, dan wereng membuat rumpun mengering berkelompok. Perhatikan pola sebaran gejala di petak: kekurangan hara biasanya merata di satu petak, sedangkan serangan hama dan penyakit sering dimulai dari titik tertentu lalu meluas.

Pengendalian hama terpadu pada padi

  1. Tanam serentak dalam satu hamparan agar siklus hama terputus.
  2. Gunakan varietas tahan yang sesuai dengan hama dan penyakit dominan di daerah Anda. Pilihan varietas dibahas di varietas padi unggul.
  3. Atur jarak tanam dengan jajar legowo agar sirkulasi udara lancar. Lihat jarak tanam padi.
  4. Pengairan berselang (basah–kering) untuk mengurangi kelembapan pangkal rumpun.
  5. Pemupukan berimbang, tidak berlebihan nitrogen.
  6. Pantau sawah setiap minggu, terutama pangkal rumpun dan daun.
  7. Lindungi musuh alami seperti laba-laba, capung, dan kepik predator.
  8. Gunakan pestisida sesuai sasaran dan dosis label, gilir bahan aktif, dan semprot hanya bila serangan sudah melewati batas.
  9. Bersihkan sisa tanaman dan gulma inang setelah panen.

Prinsip pengendalian terpadu juga dibahas di hama dan penyakit tanaman.

Musuh alami: sekutu petani di sawah

Sawah yang sehat dihuni banyak makhluk yang membantu petani mengendalikan hama secara alami. Laba-laba serigala dan laba-laba bermata besar memangsa wereng dan ngengat. Kepik predator mengisap telur dan nimfa wereng. Capung dan burung memangsa serangga terbang. Tawon parasitoid kecil meletakkan telurnya di dalam telur penggerek batang sehingga telur tersebut tidak menetas. Semua sekutu ini bisa mati bila sawah terlalu sering disemprot insektisida berspektrum luas. Karena itu, lindungi musuh alami dengan menyemprot hanya bila perlu dan memilih bahan aktif yang lebih selektif.

Peran pemupukan dalam ketahanan padi

Pupuk tidak membasmi hama atau menyembuhkan penyakit. Namun, tanaman yang mendapat nutrisi seimbang memiliki batang lebih kuat, perakaran lebih baik, dan lebih cepat pulih setelah serangan. Sebaliknya, kelebihan nitrogen membuat daun lunak dan rimbun, sehingga disukai wereng dan jamur.

Jadwal Pupuk Kilat untuk padi:

WaktuTakaran & caraTujuan
Perendaman benih1 tutup botol per 2 liter air sebelum semaiDaya tumbuh benih lebih baik
Persemaian (5–7 hari sebelum tanam)Semprot merata ke permukaan persemaianMemperkaya hara media semai
7, 20, dan 40 HSTSemprot 5 tutup botol per tangki ke seluruh daunPertumbuhan dan penyerapan pupuk
60 HSTSemprot 5 tutup botol per tangki selama padi belum berbungaMendukung pengisian bulir
Masa pembungaanJangan disemprotMenjaga penyerbukan

Pupuk Kilat dapat dicampur pestisida dengan takaran 7 tutup botol per tangki. Kebutuhan sekitar 5–6 liter per hektar. Jadwal lengkapnya ada di pupuk untuk padi, dan langkah budidaya dari awal di cara menanam padi.

Batas kapan perlu menyemprot

Penyemprotan pestisida sebaiknya dilakukan berdasarkan hasil pengamatan, bukan karena kebiasaan atau ikut-ikutan tetangga. Hitung jumlah hama per rumpun pada beberapa titik di petak, lalu bandingkan dengan anjuran petugas pengamat hama setempat. Bila populasi masih rendah dan musuh alami banyak, penyemprotan bisa ditunda. Cara ini menghemat biaya, menjaga keseimbangan alami di sawah, dan memperlambat munculnya hama yang kebal.

Jadwal pengamatan hama dan penyakit padi

Pengamatan rutin seminggu sekali membantu petani menemukan masalah sebelum meluas. Fokus pengamatan berbeda di setiap fase:

Umur padiYang diamatiCara mengamati
Persemaian hingga 14 HSTKeong mas, tikus, hama persemaianPeriksa pematang dan bibit yang hilang atau terpotong
15–40 HSTPenggerek batang (sundep), wereng awal, blas daun, hawar daun bakteriPeriksa pucuk yang mati dan pangkal batang di beberapa titik
40–60 HSTPopulasi wereng cokelat, hawar daun bakteri, tikusTepuk rumpun di atas nampan untuk melihat jumlah wereng
Bunting hingga berbungaBlas leher, penggerek (beluk), tikusPeriksa malai yang hampa dan leher malai yang patah
Pengisian hingga masakWalang sangit, tikus, burungPeriksa bulir yang hampa dan berbercak

Cara pengamatan yang praktis:

  • Ambil sampel di lima titik secara diagonal di setiap petak.
  • Periksa 10 rumpun di setiap titik.
  • Catat hasilnya di buku sederhana dengan tanggal pengamatan.
  • Bandingkan dengan minggu sebelumnya. Bila jumlah hama terus naik, segera konsultasikan dengan penyuluh sebelum menyemprot.

Pengamatan yang teratur juga membantu mengenali musuh alami, seperti laba-laba dan kepik, yang sebaiknya tidak ikut dibunuh dengan penyemprotan yang tidak perlu.

Kesalahan dalam mengendalikan hama padi

  • Menyemprot insektisida terlalu dini dan terlalu sering, sehingga musuh alami mati dan wereng justru meledak.
  • Memakai bahan aktif yang sama terus-menerus, membuat hama kebal.
  • Mengendalikan tikus sendiri-sendiri, padahal harus serentak satu hamparan.
  • Memupuk nitrogen berlebihan agar daun hijau gelap.
  • Membiarkan sawah tergenang terus-menerus.

Gambaran pemupukan tanaman pangan lain ada di panduan pupuk tanaman pangan. Hasil di lapangan dipengaruhi kondisi lahan, cuaca, varietas, dan cara budidaya.

Padi Anda terserang hama atau penyakit?Kirim foto daun, batang, dan malainya, CS kami bantu perkirakan penyebab dan sarankan jadwal pemupukan pemulihannya.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apa hama padi yang paling berbahaya?

Wereng batang cokelat, karena bisa membuat tanaman kering berkelompok dan menularkan virus kerdil. Penggerek batang dan tikus juga sangat merugikan.

Bagaimana cara mencegah wereng pada padi?

Gunakan varietas tahan, tanam serentak, jajar legowo, pengairan berselang, jangan berlebihan nitrogen, dan lindungi musuh alami.

Apa beda sundep dan beluk?

Keduanya akibat penggerek batang. Sundep adalah pucuk mati pada fase anakan, sedangkan beluk adalah malai hampa berwarna putih pada fase bunting atau berbunga.

Apa penyebab penyakit blas pada padi?

Jamur yang berkembang saat cuaca lembap dan pemupukan nitrogen berlebihan. Gunakan varietas tahan dan pupuk berimbang.

Apakah Pupuk Kilat bisa dicampur pestisida untuk padi?

Bisa, dengan takaran 7 tutup botol per tangki. Larutkan pupuk lebih dulu, baru tambahkan pestisida, dan jangan menyemprot saat padi berbunga.

Masih bingung soal pemakaian? Kirim foto tanaman Anda, CS kami bantu rekomendasikan cara pakai yang tepat.
Ditulis oleh Pupuk Kilat
Tanya CS