hit counter code Langsung ke konten
Konsultasi gratis via WhatsApp · Pengiriman ke seluruh Indonesia
Shopee WhatsApp
Ilmu Pupuk dan Pestisida

Nutrisi Tanaman: Unsur Hara Makro, Mikro, dan Fungsinya

Pupuk Kilat Diperbarui 10 menit baca

Nutrisi tanaman adalah seluruh unsur kimia yang dibutuhkan tanaman untuk tumbuh, berkembang, berbunga, dan berbuah dengan normal. Para ahli mengenal 16 unsur hara esensial (sebagian menambahkan nikel sebagai unsur ke-17): karbon, hidrogen, dan oksigen yang diambil dari udara dan air, serta 13 unsur lain yang diserap dari tanah — dikelompokkan menjadi hara makro (dibutuhkan banyak) dan hara mikro (dibutuhkan sedikit). Kekurangan satu unsur saja, sekecil apa pun kebutuhannya, sudah cukup membatasi pertumbuhan dan hasil panen.

Memahami nutrisi tanaman adalah dasar dari semua keputusan pemupukan: pupuk apa yang dibutuhkan, berapa banyak, kapan diberikan, dan bagaimana cara memberikannya. Artikel pilar ini membahas setiap unsur hara beserta fungsinya, cara tanaman menyerap hara, cara membaca gejala kekurangan, faktor yang memengaruhi ketersediaan hara, serta cara memenuhi kebutuhan nutrisi secara berimbang dan efisien.

Apa itu unsur hara esensial?

Suatu unsur disebut esensial bila memenuhi tiga syarat: tanaman tidak dapat menyelesaikan siklus hidupnya tanpa unsur itu, fungsinya tidak dapat digantikan unsur lain, dan unsur itu terlibat langsung dalam proses di dalam tanaman. Berdasarkan syarat ini, unsur hara esensial dikelompokkan sebagai berikut.

KelompokUnsurSumber utama
Unsur dari udara dan airKarbon (C), hidrogen (H), oksigen (O)Karbon dioksida udara dan air
Hara makro primerNitrogen (N), fosfor (P), kalium (K)Tanah, pupuk
Hara makro sekunderKalsium (Ca), magnesium (Mg), sulfur (S)Tanah, kapur, dolomit, pupuk
Hara mikroBesi (Fe), mangan (Mn), seng (Zn), tembaga (Cu), boron (B), molibdenum (Mo), klor (Cl), nikel (Ni)Tanah, bahan organik, pupuk mikro

Selain unsur esensial, ada unsur bermanfaat yang tidak mutlak tetapi membantu tanaman tertentu, misalnya silikon yang menguatkan batang dan daun padi, natrium pada beberapa tanaman, dan kobalt untuk bintil akar kacang-kacangan.

Fungsi hara makro

Nitrogen (N)

Nitrogen adalah bahan utama protein, klorofil, dan asam nukleat. Nitrogen membuat daun hijau dan tanaman tumbuh cepat. Kekurangan nitrogen membuat daun tua menguning merata dan pertumbuhan lambat; kelebihannya membuat tanaman terlalu rimbun, lunak, mudah rebah, mudah diserang hama, dan terlambat berbunga. Sumber utamanya adalah pupuk urea, pupuk ZA, NPK, dan bahan organik.

Fosfor (P)

Fosfor berperan dalam penyimpanan dan pemindahan energi, pembentukan akar, pembungaan, dan pembentukan biji. Kekurangan fosfor membuat tanaman kerdil, perakaran sedikit, dan daun tua berwarna keunguan, terutama pada jagung muda di cuaca dingin. Di tanah masam, fosfor mudah terikat sehingga tidak tersedia meskipun sudah dipupuk. Sumbernya antara lain pupuk SP-36 dan TSP dan NPK.

Kalium (K)

Kalium mengatur membuka-tutupnya stomata, pengangkutan gula ke buah dan umbi, ketahanan terhadap kekeringan dan penyakit, serta mutu hasil seperti rasa manis dan warna buah. Kekurangan kalium membuat tepi daun tua menguning lalu mengering seperti terbakar, batang lemah, dan buah kecil. Sumbernya antara lain pupuk KCl dan NPK.

Kalsium (Ca)

Kalsium membangun dinding sel dan menguatkan jaringan. Kekurangan kalsium menyebabkan ujung buah busuk menghitam, buah pecah, dan pucuk mati. Pembahasan lengkap ada di pilar pupuk kalsium.

Magnesium (Mg)

Magnesium adalah atom pusat klorofil. Kekurangan magnesium membuat daun tua menguning di antara tulang daun sementara tulangnya tetap hijau. Sumbernya antara lain dolomit dan pupuk yang mengandung magnesium. Lihat dolomit untuk tanaman.

Sulfur (S)

Sulfur adalah bahan beberapa asam amino dan protein, serta senyawa aroma pada bawang dan kubis. Kekurangan sulfur mirip kekurangan nitrogen tetapi muncul di daun muda. Sumbernya antara lain pupuk ZA dan gipsum.

Fungsi hara mikro

UnsurFungsi singkatGejala kekurangan
Besi (Fe)Pembentukan klorofilDaun muda kuning dengan tulang hijau
Mangan (Mn)Fotosintesis, enzimDaun muda belang dengan bintik cokelat
Seng (Zn)Pembentukan auksin, enzimDaun kecil, ruas pendek, pucuk kerdil
Tembaga (Cu)Enzim, lignin, serbuk sariUjung daun layu memutih
Boron (B)Pembelahan sel, bunga, buahPucuk mati, bunga rontok, buah cacat
Molibdenum (Mo)Pengolahan nitrat, bintil akarDaun pucat, tepi keriting
Klor (Cl)Keseimbangan airJarang terjadi
Nikel (Ni)Enzim pengolah ureaSangat jarang

Pembahasan rinci setiap unsur mikro, cara mengatasi kekurangannya, dan jenis pupuknya ada di pilar pupuk mikro.

Bagaimana tanaman menyerap nutrisi?

Tanaman menyerap hara dalam bentuk ion terlarut di air tanah. Ada tiga cara hara mencapai permukaan akar:

  1. Aliran massa. Hara terbawa bersama air yang diserap akar. Nitrogen nitrat, kalsium, dan sulfur banyak bergerak dengan cara ini.
  2. Difusi. Hara bergerak perlahan dari tempat berkadar tinggi ke tempat berkadar rendah di sekitar akar. Fosfor dan kalium bergerak terutama dengan cara ini, sehingga pupuknya harus diletakkan dekat akar.
  3. Intersepsi akar. Akar tumbuh dan “menemukan” hara di tanah. Makin banyak akar, makin banyak hara yang ditemukan.

Selain lewat akar, tanaman juga dapat menyerap sebagian hara lewat daun. Jalur ini cepat dan efisien untuk unsur mikro dan tambahan hara di fase kritis, tetapi tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan hara makro dalam jumlah besar. Pembahasannya ada di pilar pupuk daun.

Hara yang mudah dan sulit berpindah: kunci membaca gejala

Unsur hara dibagi menjadi dua berdasarkan kemampuannya berpindah di dalam tanaman:

SifatUnsurGejala kekurangan muncul di
Mudah berpindah (mobil)N, P, K, Mg, MoDaun tua lebih dulu, karena tanaman memindahkan hara dari daun tua ke daun muda
Sulit berpindah (imobil)Ca, S, Fe, Mn, Zn, Cu, BDaun muda dan titik tumbuh lebih dulu

Dengan aturan sederhana ini, petani bisa memperkirakan unsur yang kurang hanya dari letak gejala. Panduan lengkap membaca gejala dengan foto ada di tanda kekurangan unsur hara dan penyebab daun menguning.

Faktor yang memengaruhi ketersediaan nutrisi

Hara yang ada di tanah belum tentu bisa diserap tanaman. Beberapa faktor menentukan:

  • pH tanah. Sebagian besar hara paling tersedia pada pH sekitar 5,5–7. Tanah terlalu masam mengunci fosfor dan molibdenum; tanah terlalu basa mengunci besi, mangan, seng, dan boron.
  • Bahan organik. Humus menahan hara agar tidak tercuci dan memberi makan mikroba yang membantu menyediakan hara. Lihat pupuk organik.
  • Air. Hara hanya bergerak dalam air. Tanah kering membuat penyerapan terhenti; tanah tergenang membuat akar kekurangan oksigen.
  • Suhu. Tanah dingin memperlambat penyerapan fosfor; suhu terlalu panas membuat tanaman stres.
  • Kondisi akar. Akar yang rusak oleh hama tanah, penyakit, atau pupuk yang terlalu pekat tidak mampu menyerap optimal.
  • Keseimbangan antarunsur. Kelebihan satu unsur dapat menekan penyerapan unsur lain, misalnya kalium berlebih menekan magnesium dan kalsium, atau fosfor berlebih menekan seng.

Prinsip memenuhi nutrisi tanaman: pemupukan berimbang

Pemupukan berimbang berarti memberikan hara sesuai kebutuhan tanaman dan kondisi tanah — tidak kurang, tidak berlebihan. Prinsip yang dikenal luas adalah 4 Tepat:

PrinsipPertanyaan yang dijawab
Tepat jenisUnsur apa yang dibutuhkan tanaman dan kurang di tanah?
Tepat dosisBerapa banyak yang perlu diberikan sesuai target hasil?
Tepat waktuKapan tanaman paling membutuhkan unsur tersebut?
Tepat caraDitabur, dibenam, dikocor, atau disemprot?

Dalam praktik, pemupukan berimbang biasanya memadukan tiga lapisan:

  1. Bahan organik sebagai dasar kesehatan tanah.
  2. Pupuk makro (urea, NPK, SP-36, KCl) untuk kebutuhan hara utama sesuai anjuran setempat.
  3. Pupuk pelengkap (pupuk daun, pupuk mikro, kalsium, asam amino, hormon) untuk fase kritis dan menutup kekurangan unsur tertentu.

Kebutuhan nutrisi menurut fase tanaman

FaseKebutuhan dominanTujuan
Perkecambahan dan bibitP, hara mikro, asam aminoAkar kuat dan bibit sehat
VegetatifN tinggi, K, Mg, S, hara mikroDaun, batang, dan tunas tumbuh cepat
Menjelang berbungaP, K, B, ZnBunga terbentuk banyak dan sehat
Pembentukan buah/biji/umbiK, Ca, B, MgBuah besar, padat, dan bermutu
PematanganKRasa, warna, dan daya simpan

Kebutuhan nutrisi menurut kelompok tanaman

Tanaman pangan. Padi dan jagung membutuhkan nitrogen dalam jumlah besar untuk membentuk anakan, daun, dan malai atau tongkol, ditambah fosfor di awal dan kalium untuk pengisian bulir. Padi sawah juga mendapat manfaat dari silikon yang menguatkan batang sehingga tidak mudah rebah. Gambaran pemupukannya ada di panduan pupuk tanaman pangan.

Sayuran daun. Sawi, kangkung, bayam, dan selada membutuhkan banyak nitrogen untuk daun yang lebar dan hijau, serta kalsium agar tepi daun muda tidak terbakar. Umurnya pendek sehingga nutrisi harus tersedia sejak awal.

Sayuran buah. Cabai, tomat, terong, dan melon membutuhkan nitrogen di awal, lalu fosfor, kalium, kalsium, dan boron yang tinggi saat berbunga dan berbuah. Kekurangan kalsium dan boron menjadi penyebab utama bunga rontok dan buah cacat. Panduannya ada di panduan pupuk sayuran.

Tanaman buah tahunan. Kebutuhan berubah sepanjang tahun: nitrogen untuk tunas setelah panen, fosfor dan kalium menjelang pembungaan, serta kalium, kalsium, dan magnesium saat pembesaran buah. Panduannya ada di panduan pupuk tanaman buah.

Tanaman perkebunan. Kelapa sawit sangat membutuhkan kalium, magnesium, dan boron; kopi dan kakao membutuhkan nitrogen dan kalium yang seimbang serta seng dan boron. Pemupukan perkebunan sebaiknya berbasis analisis daun. Panduannya ada di panduan pupuk tanaman perkebunan.

Nutrisi tanaman pada hidroponik

Pada hidroponik, seluruh nutrisi berasal dari larutan, sehingga keseimbangan unsur harus diatur dengan cermat. Larutan nutrisi umumnya berupa AB mix: larutan A berisi kalsium dan sebagian nitrogen, sedangkan larutan B berisi fosfat, sulfat, magnesium, kalium, dan unsur mikro. Keduanya dipisah karena kalsium mengendap bila bertemu fosfat dan sulfat dalam keadaan pekat. Kepekatan larutan diukur dengan alat TDS atau EC, sedangkan pH larutan dijaga sekitar 5,5–6,5 agar semua unsur tetap tersedia. Dasar-dasarnya ada di hidroponik untuk pemula.

Unsur bermanfaat: silikon dan lainnya

Silikon bukan unsur esensial, tetapi sangat bermanfaat bagi padi, tebu, dan rumput-rumputan. Silikon menumpuk di dinding sel daun dan batang, membuat tanaman lebih tegak, daun lebih tegak menangkap cahaya, dan lebih tahan terhadap sebagian hama penghisap serta penyakit jamur. Jerami padi yang dikembalikan ke sawah merupakan sumber silikon alami yang sering terbuang karena dibakar. Unsur bermanfaat lain seperti kobalt membantu bakteri bintil akar pada kacang-kacangan menambat nitrogen.

Peran asam amino dan hormon

Selain unsur hara, tanaman memanfaatkan asam amino sebagai bahan jadi untuk membentuk protein dan hormon sebagai pengatur pertumbuhan. Keduanya bukan unsur hara, tetapi sangat membantu tanaman memanfaatkan nutrisi dengan efisien, terutama saat stres dan di fase kritis. Pembahasannya ada di pilar pupuk asam amino dan pupuk hormon.

Nutrisi lengkap dalam satu produk: Pupuk Kilat

Pupuk Kilat dari PT Agrikultur Gemilang Indonesia menggabungkan beberapa lapisan nutrisi dalam satu pupuk organik lengkap berbentuk cair: C-organik 15,51%; hara makro N+P₂O₅+K₂O 2,67%; hara mikro Fe 648,47 ppm, Mn 40,34 ppm, Cu 70,97 ppm, Zn 78,00 ppm; hormon auksin, giberelin, kinetin, dan zeatin; serta 17 asam amino. Produk ini terdaftar di Kementan RI (No. 02.02.2025.98) dan dipakai dari perendaman benih hingga pembuahan, dengan takaran umum 3–5 ml per liter air untuk sayuran dan 5–7 ml per liter untuk tanaman buah dan perkebunan.

Pupuk Kilat berperan sebagai pelengkap nutrisi yang cepat diserap. Pupuk dasar tetap dianjurkan sesuai anjuran setempat, dan pemakaian rutin membantu mengurangi pupuk kimia secara bertahap. Hasil di lapangan dipengaruhi kondisi lahan, cuaca, varietas, dan cara budidaya.

Kesalahan umum dalam memenuhi nutrisi tanaman

  1. Hanya fokus pada NPK. Unsur sekunder dan mikro sering terlupakan sampai gejala muncul.
  2. Menambah pupuk tanpa memperbaiki tanah. Pada tanah masam atau miskin bahan organik, pupuk yang ditambah banyak terbuang.
  3. Pupuk nitrogen berlebihan. Tanaman rimbun tetapi lemah, mudah rebah, dan mudah diserang hama.
  4. Salah membaca gejala. Daun menguning bisa karena kekurangan nitrogen, magnesium, besi, atau karena akar rusak dan tanah tergenang.
  5. Pupuk diberikan jauh dari akar. Fosfor dan kalium bergerak lambat di tanah.
  6. Tidak menyesuaikan dengan fase tanaman. Kebutuhan bibit, tanaman berbunga, dan tanaman berbuah berbeda.

Kesalahan lain dibahas di kesalahan saat memupuk tanaman.

Daftar panduan di silo nutrisi tanaman

Tanaman Anda menunjukkan gejala kekurangan hara?Kirim foto daun muda dan daun tua, CS kami bantu cek unsur yang kemungkinan kurang dan jadwal pemupukannya.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apa itu nutrisi tanaman?

Nutrisi tanaman adalah unsur-unsur kimia yang dibutuhkan tanaman untuk tumbuh dan berbuah. Ada 16 unsur hara esensial: C, H, O dari udara dan air, hara makro N, P, K, Ca, Mg, S, serta hara mikro Fe, Mn, Zn, Cu, B, Mo, Cl, dan nikel.

Apa perbedaan hara makro dan mikro?

Perbedaannya pada jumlah yang dibutuhkan, bukan pentingnya. Hara makro dibutuhkan dalam jumlah banyak, sedangkan hara mikro dalam jumlah sangat sedikit, tetapi keduanya sama-sama wajib ada.

Bagaimana mengetahui tanaman kekurangan nutrisi?

Perhatikan letak gejala. Kekurangan N, P, K, dan Mg muncul lebih dulu di daun tua, sedangkan kekurangan Ca, S, dan hara mikro muncul lebih dulu di daun muda dan titik tumbuh.

Apa saja fungsi nitrogen, fosfor, dan kalium?

Nitrogen untuk pertumbuhan daun dan warna hijau, fosfor untuk akar, energi, bunga, dan biji, sedangkan kalium untuk pengangkutan gula, ketahanan tanaman, dan mutu buah.

Mengapa tanaman tetap kekurangan hara padahal sudah dipupuk?

Bisa karena pH tanah tidak sesuai, bahan organik rendah, tanah terlalu kering atau tergenang, akar rusak, atau keseimbangan antarunsur terganggu sehingga hara tidak terserap.

Apa itu pemupukan berimbang?

Pemupukan berimbang adalah memberikan hara sesuai kebutuhan tanaman dan kondisi tanah dengan prinsip tepat jenis, tepat dosis, tepat waktu, dan tepat cara.

Masih bingung soal pemakaian? Kirim foto tanaman Anda, CS kami bantu rekomendasikan cara pakai yang tepat.
Ditulis oleh Pupuk Kilat
Tanya CS