hit counter code Langsung ke konten
Konsultasi gratis via WhatsApp · Pengiriman ke seluruh Indonesia
Shopee WhatsApp
Panduan Tanaman Pangan

Cara Menanam Jagung dari Benih hingga Panen

Pupuk Kilat Diperbarui 7 menit baca

Cara menanam jagung yang benar dimulai dari memilih benih bermutu, mengolah tanah hingga gembur, menanam dengan jarak sekitar 70–75 cm antarbaris dan 20–25 cm dalam baris, lalu memupuk sesuai fase, menyiangi gulma, mengendalikan hama, dan memanen saat klobot mengering serta biji sudah keras. Jagung termasuk tanaman yang responsif terhadap pemupukan dan membutuhkan sinar matahari penuh, sehingga perawatan yang tepat waktu sangat menentukan besar tongkol dan penuhnya biji.

Jagung adalah tanaman pangan penting kedua setelah padi di banyak daerah, dipakai untuk pangan, pakan ternak, dan industri. Panduan ini membahas budidaya jagung langkah demi langkah dari persiapan hingga panen.

Syarat tumbuh tanaman jagung

FaktorKondisi yang sesuai
IklimTropis, sinar matahari penuh
KetinggianDataran rendah hingga menengah; dataran tinggi dengan varietas yang sesuai
AirCukup terutama saat berbunga dan pengisian biji; tidak tahan genangan
TanahGembur, subur, drainase baik
pH tanahSekitar 5,5–7

Jagung bisa ditanam di lahan kering saat musim hujan maupun di sawah setelah musim padi dengan memanfaatkan sisa air.

1. Memilih benih

Pilih benih bersertifikat dari varietas yang sesuai dengan lahan dan tujuan:

  • Jagung hibrida memiliki potensi hasil tinggi dan tongkol seragam, tetapi benih harus dibeli baru setiap musim.
  • Jagung bersari bebas (komposit) lebih murah dan benihnya bisa ditanam ulang, tetapi potensi hasilnya umumnya lebih rendah.
  • Jagung manis dipanen muda untuk dikonsumsi segar, dengan perawatan dan waktu panen yang berbeda.

Periksa label benih: nama varietas, umur panen, daya tumbuh, dan tanggal kedaluwarsa.

2. Mengolah lahan

  1. Bersihkan lahan dari gulma dan sisa tanaman sebelumnya.
  2. Olah tanah dengan cangkul atau traktor sedalam sekitar 15–20 cm hingga gembur.
  3. Bila tanah masam, berikan kapur pertanian atau dolomit beberapa minggu sebelum tanam.
  4. Tambahkan pupuk kandang atau kompos matang sebagai pupuk dasar organik.
  5. Buat saluran drainase di sekeliling dan di antara petak, terutama di musim hujan.

Di sawah bekas padi, banyak petani menanam jagung dengan olah tanah minimal: jerami dirapikan, lalu benih ditugal langsung di antara bekas rumpun padi.

3. Perlakuan benih

Sebelum tanam, rendam 2 kg benih dalam 2 liter air yang dicampur 1 tutup botol Pupuk Kilat selama 6 jam, lalu tanam. Perlakuan ini membantu benih berkecambah serempak dan bibit lebih tahan penyakit. Bila benih sudah diberi perlakuan pestisida dari pabrik (berwarna), ikuti petunjuk pada kemasan.

4. Jarak tanam dan cara tanam

PolaJarakBenih per lubangKeterangan
Satu tanaman per lubang70–75 × 20 cm1 butirPaling umum untuk jagung hibrida
Dua tanaman per lubang70–75 × 40 cm2 butirLebih hemat tenaga tugal
Jajar legowoBaris ganda dengan lorong lebar1 butirLebih banyak tanaman pinggir yang dapat cahaya

Buat lubang tanam dengan tugal sedalam sekitar 3–5 cm, masukkan benih, lalu tutup dengan tanah tipis. Sulam benih yang tidak tumbuh paling lambat satu minggu setelah tanam agar pertumbuhan tetap seragam.

5. Pemupukan jagung

Jagung membutuhkan nitrogen dalam jumlah besar, serta fosfor dan kalium untuk perakaran dan pengisian biji. Pupuk dasar diberikan saat tanam, dan pupuk susulan dibagi mengikuti fase pertumbuhan sesuai anjuran setempat. Pupuk tabur sebaiknya dibenam di samping barisan tanaman, sekitar 5–10 cm dari batang.

Jadwal Pupuk Kilat untuk jagung (tangki 14–16 liter, 1 tutup botol = 10 ml):

WaktuTakaran & caraTujuan
1–2 hari sebelum tanamRendam 2 kg benih dalam 2 liter air + 1 tutup botol selama 6 jamPerkecambahan serempak, bibit tahan penyakit
7 HSTSemprot 7 tutup botol per tangki ke seluruh daunAkar dan daun tumbuh cepat
15–17 HSTSemprot 7 tutup botol per tangkiDaun membuka sempurna, batang memanjang
35–37 HSTSemprot 10 tutup botol per tangkiTongkol besar dan biji penuh

Beri jeda minimal 2 hari antara pemupukan tabur dan penyemprotan. Penjelasan setiap fase ada di pupuk untuk jagung, dan gambaran pemupukan tanaman pangan lain di panduan pupuk tanaman pangan.

Contoh kebutuhan benih dan populasi

Dengan jarak tanam 70 × 20 cm dan satu benih per lubang, populasi jagung sekitar 70.000 tanaman per hektar lahan efektif. Kebutuhan benih tergantung ukuran biji varietas yang dipakai, umumnya sekitar 15–20 kg per hektar. Siapkan sedikit lebih banyak untuk cadangan penyulaman. Populasi yang cukup dan seragam adalah dasar hasil panen yang tinggi, karena setiap tanaman jagung umumnya hanya menghasilkan satu tongkol utama.

6. Pengairan

Jagung tidak tahan genangan, tetapi juga sangat peka terhadap kekeringan pada fase tertentu. Fase yang paling membutuhkan air adalah saat berbunga (keluar rambut tongkol) dan pengisian biji. Kekurangan air pada fase ini membuat tongkol tidak terisi penuh. Di sawah setelah padi, alirkan air melalui parit di antara bedengan bila tanah mulai kering, lalu buang kelebihannya.

7. Penyiangan dan pembumbunan

  • Penyiangan pertama sekitar 2–3 minggu setelah tanam, saat gulma mulai tumbuh.
  • Pembumbunan, yaitu menimbun tanah di pangkal batang, dilakukan bersamaan dengan pemupukan susulan agar pupuk tertutup dan tanaman berdiri lebih kokoh.
  • Penyiangan kedua dilakukan bila gulma masih banyak, sebelum tanaman terlalu tinggi.

Menjaga tanaman tetap tegak

Jagung yang tinggi dan bertongkol besar mudah rebah bila diterpa angin kencang atau hujan lebat, terutama bila perakarannya dangkal dan batangnya lemah. Rebah membuat tongkol kotor, mudah busuk, dan sulit dipanen. Cara mencegahnya adalah membumbun pangkal batang dengan tanah, tidak memberi nitrogen berlebihan, mencukupi kalium untuk kekuatan batang, serta menjaga perakaran tetap sehat sejak awal. Penyemprotan sesuai jadwal pada 7 dan 15–17 HST membantu pembentukan akar dan pemanjangan batang yang kokoh.

8. Hama dan penyakit jagung

Hama / penyakitGejalaPengendalian
Ulat grayakDaun muda berlubang, kotoran ulat di pucukPantau sejak awal, kendalikan saat ulat masih kecil
Penggerek batang & tongkolLubang di batang atau tongkol, batang patahSanitasi, pengendalian tepat waktu
Lalat bibitBibit muda layu dan matiPerlakuan benih, tanam serempak
BulaiDaun bergaris putih kekuningan, tanaman kerdilVarietas tahan, cabut tanaman sakit, tanam serempak
Karat dan hawar daunBercak cokelat atau oranye di daunVarietas tahan, sanitasi, fungisida bila perlu

Prinsip pengendalian terpadu dibahas di hama dan penyakit tanaman.

Jagung manis dan jagung pipilan: perawatan yang berbeda

Jagung manis dipanen jauh lebih muda, sehingga masa tanamnya lebih singkat dan waktu panennya harus tepat agar biji tetap manis dan renyah. Jagung manis juga lebih peka terhadap kekurangan air dan biasanya dijual segar, sehingga dekat dengan pasar menjadi keuntungan tersendiri. Jagung pipilan dibiarkan sampai matang di pohon, lalu dikeringkan sebelum dijual ke pengepul atau pabrik pakan. Untuk keduanya, jadwal pemupukan Pupuk Kilat sama hingga fase pembentukan tongkol; perbedaannya ada pada waktu panen dan penanganan setelah panen.

9. Panen

Jagung untuk pipilan kering dipanen saat klobot sudah mengering dan berwarna kuning kecokelatan, biji keras dan mengilap, serta muncul lapisan hitam di pangkal biji. Jagung manis dipanen jauh lebih muda, saat rambut tongkol sudah mengering kecokelatan dan biji masih berisi cairan seperti susu bila ditekan. Penjelasan lengkap umur dan ciri panen akan kami bahas di artikel umur panen jagung.

Setelah dipanen, jemur tongkol atau pipilan hingga kering sebelum disimpan atau dijual, agar tidak berjamur dan harganya tidak turun.

Menanam jagung di sawah setelah padi

Di banyak daerah, jagung ditanam di sawah setelah panen padi kedua, memanfaatkan sisa air dan sinar matahari musim kemarau. Beberapa hal yang perlu diperhatikan:

  • Tanam secepatnya setelah panen padi, selagi tanah masih lembap.
  • Buat saluran di antara bedengan agar kelebihan air bisa dibuang saat hujan dan air bisa dialirkan saat tanah mulai kering.
  • Olah tanah minimal bila waktu terbatas: benih bisa ditugal langsung di antara bekas rumpun padi setelah jerami dirapikan.
  • Waspadai lalat bibit dan tikus yang sering menyerang di awal pertumbuhan.

Mengatur waktu tanam agar panen menguntungkan

Harga jagung di tingkat petani biasanya turun saat panen raya, ketika banyak daerah memanen bersamaan. Petani yang mampu mengatur waktu tanam, misalnya menanam di musim kemarau dengan air irigasi atau sumur, sering mendapat harga lebih baik. Selain itu, pengeringan dan penyimpanan yang baik memungkinkan jagung pipilan disimpan dan dijual saat harga membaik, asalkan kadar airnya cukup rendah agar tidak berjamur.

Selain itu, catat tanggal tanam, varietas, pemupukan, dan hasil panen setiap musim agar Anda tahu cara mana yang paling menguntungkan di lahan sendiri.

Kesalahan saat menanam jagung

  1. Menanam terlalu rapat, sehingga tongkol kecil dan banyak tanaman tidak bertongkol.
  2. Terlambat menyulam, sehingga pertumbuhan tidak seragam.
  3. Menabur pupuk di permukaan tanpa dibenam.
  4. Kekurangan air saat berbunga, sehingga biji tidak penuh.
  5. Mengabaikan ulat grayak di minggu-minggu awal.

Hasil di lapangan dipengaruhi kondisi lahan, cuaca, varietas, dan cara budidaya.

Mau tongkol jagung lebih besar?Tanyakan jadwal pemupukan jagung sesuai varietas dan luas lahan Anda ke CS kami.

Pertanyaan yang sering diajukan

Berapa jarak tanam jagung yang ideal?

Umumnya 70–75 cm antarbaris dan 20 cm dalam baris dengan satu benih per lubang, atau 40 cm dalam baris dengan dua benih per lubang.

Berapa lama jagung bisa dipanen?

Jagung pipilan umumnya dipanen sekitar 90–120 hari setelah tanam tergantung varietas, sedangkan jagung manis dipanen lebih muda.

Kapan jagung paling membutuhkan air?

Saat berbunga (keluar rambut tongkol) dan saat pengisian biji. Kekurangan air pada fase ini membuat tongkol tidak terisi penuh.

Bagaimana jadwal Pupuk Kilat untuk jagung?

Rendam benih 6 jam (1 tutup botol per 2 liter air untuk 2 kg benih), semprot 7 tutup botol per tangki pada 7 HST dan 15–17 HST, lalu 10 tutup botol per tangki pada 35–37 HST.

Apa hama utama jagung?

Ulat grayak, penggerek batang dan tongkol, lalat bibit, serta penyakit bulai dan karat daun.

Masih bingung soal pemakaian? Kirim foto tanaman Anda, CS kami bantu rekomendasikan cara pakai yang tepat.
Ditulis oleh Pupuk Kilat
Tanya CS