Pada kopi dan kakao, perawatan di sekitar masa panen sama pentingnya dengan perawatan tanaman muda. Pemupukan sebelum panen membantu pengisian buah, sedangkan setelah panen membantu munculnya bunga dan tunas baru. Berikut panduan pupuk untuk kopi dan kakao dengan POC Kilat.
Ringkasan: Pupuk untuk kopi menggunakan POC Kilat diberikan dalam 4 tahap. 1 tutup botol = 10 ml.
Jadwal aplikasi POC Kilat pada kopi dan kakao
| Waktu | Tujuan | Dosis dan cara |
|---|---|---|
| 1 hari sebelum tanam | Mempercepat pertumbuhan bibit dan meningkatkan ketahanan bibit terhadap penyakit. | Semprot 7 tutup botol (70 ml) per tangki ke seluruh permukaan daun bibit hingga basah merata. Semprot juga ke lubang tanam, diamkan 1 hari, lalu tanam. |
| 15 HST | Mempercepat pertumbuhan dan mengoptimalkan penyerapan pupuk. | Semprot 7 tutup botol (70 ml) per tangki ke daun, batang, dan akar. Ulangi setiap 15 hari hingga tanaman berumur 3 bulan. |
| Sebelum panen | Mempercepat pengisian buah serta meningkatkan kualitas dan kuantitas buah. | Kocor 2 tutup botol (20 ml) per 2 liter air per tanaman. Semprot 10 tutup botol (100 ml) per tangki, ulangi setiap 7 hari sebanyak 2–3 kali. |
| Sesudah panen | Mempercepat pembungaan dan tunas baru. | Kocor 2 tutup botol (20 ml) per 2 liter air per tanaman. Semprot 10 tutup botol (100 ml) per tangki, ulangi setiap 7 hari sebanyak 3 kali. |
Langkah aplikasi per tahap
1 hari sebelum tanam
Tujuan: Mempercepat pertumbuhan bibit dan meningkatkan ketahanan bibit terhadap penyakit.
Semprot 7 tutup botol (70 ml) per tangki ke seluruh permukaan daun bibit hingga basah merata. Semprot juga ke lubang tanam, diamkan 1 hari, lalu tanam.
15 HST
Tujuan: Mempercepat pertumbuhan dan mengoptimalkan penyerapan pupuk.
Semprot 7 tutup botol (70 ml) per tangki ke daun, batang, dan akar. Ulangi setiap 15 hari hingga tanaman berumur 3 bulan.
Sebelum panen
Tujuan: Mempercepat pengisian buah serta meningkatkan kualitas dan kuantitas buah.
Kocor 2 tutup botol (20 ml) per 2 liter air per tanaman. Semprot 10 tutup botol (100 ml) per tangki, ulangi setiap 7 hari sebanyak 2–3 kali.
Sesudah panen
Tujuan: Mempercepat pembungaan dan tunas baru.
Kocor 2 tutup botol (20 ml) per 2 liter air per tanaman. Semprot 10 tutup botol (100 ml) per tangki, ulangi setiap 7 hari sebanyak 3 kali.
Informasi tambahan
- Untuk tanaman yang telat berbunga atau macet berbuah, lukai batang dengan ujung pisau secara vertikal di 4 titik mengelilingi batang, kira-kira setinggi 100 cm dari permukaan tanah.
Tips agar hasil kopi dan kakao maksimal
- Lakukan pemangkasan setelah panen, lalu langsung lanjutkan dengan aplikasi sesudah panen.
- Jaga pohon pelindung agar intensitas cahaya tetap sesuai untuk kopi dan kakao.
- Petik buah yang matang secara berkala agar pohon cepat masuk siklus berbunga berikutnya.
Belum pernah memakai POC Kilat? Baca dulu cara aplikasi POC Kilat agar teknik rendam, semprot, kocor, dan labur batang tidak keliru.
Pertanyaan yang sering diajukan
Berapa dosis POC Kilat untuk kopi sebelum panen?
Kocor 2 tutup botol (20 ml) per 2 liter air per tanaman dan semprot 10 tutup botol (100 ml) per tangki setiap 7 hari sebanyak 2–3 kali.
Apa yang dilakukan setelah panen kopi?
Kocor 2 tutup botol (20 ml) per 2 liter air per tanaman dan semprot 10 tutup botol (100 ml) per tangki setiap 7 hari sebanyak 3 kali untuk merangsang bunga dan tunas baru.
Apakah panduan ini berlaku untuk kakao?
Ya, panduan aplikasi POC Kilat untuk kopi dan kakao sama.
Baca juga
- Pupuk untuk Durian dan Kelengkeng agar Cepat Berbunga
- Pupuk untuk Karet dan Sengon: Jadwal POC Kilat hingga Umur 3 Tahun
- Cara Merangsang Pohon Buah Cepat Berbunga dan Berbuah
