POC Kilat bisa diberikan dengan lima cara: rendam benih, semprot media tanam, semprot daun, kocor, dan labur batang. Setiap cara punya tujuan yang berbeda. Panduan cara aplikasi POC Kilat berikut berlaku umum untuk semua tanaman. Untuk jadwal per komoditas, lihat panduan penggunaan per tanaman.
Satuan takar: 1 tutup botol POC Kilat = 10 ml. Selalu kocok botol sebelum digunakan.
Ringkasan 5 cara aplikasi
| Cara | Tujuan | Dosis |
|---|---|---|
| Rendam benih | Mematahkan dormansi dan mengoptimalkan daya tumbuh | 1 tutup botol (10 ml) per 2 liter air |
| Semprot media | Memperkaya hara dan memperbaiki tanah | Semprot permukaan tanah 5–7 hari sebelum tanam, 1 liter per hektar |
| Semprot daun | Mempercepat pertumbuhan dan penyerapan pupuk | 5–10 tutup botol (50–100 ml) per tangki |
| Kocor | Mempercepat pematangan buah | 2 tutup botol per 2 liter air per tanaman (tahunan); 1 tutup botol per liter air, 1 gelas per tanaman (hortikultura dan palawija) |
| Labur batang | Merangsang pembungaan dan pematangan buah | 2 tutup botol per 1 gelas air mineral |
1. Rendam benih
Tujuannya mematahkan dormansi benih, memberi nutrisi persiapan tumbuh, dan mengoptimalkan daya tumbuh. Rendam benih dengan larutan 1 tutup botol (10 ml) per 2 liter air. Lama perendaman berbeda tiap tanaman, misalnya jagung 6 jam, sedangkan kedelai cukup 15 menit.
2. Semprot media tanam (persemaian dan gulutan)
Tujuannya memperkaya kandungan hara media tanam serta memperbaiki sifat fisik, kimia, dan biologi tanah. Semprot merata ke seluruh permukaan tanah atau media tanam (polybag) minimal 5–7 hari sebelum tanam. Kebutuhan POC Kilat sekitar 1 liter per hektar.
3. Semprot daun (spray)
Tujuannya mempercepat pertumbuhan tanaman dan mengoptimalkan penyerapan pupuk. Gunakan 5–10 tutup botol (50–100 ml) per tangki, semprot merata ke seluruh permukaan daun, batang, dan akar. Semprot juga ke buah untuk merangsang pembesaran.
- Waktu terbaik: pagi pukul 06.00–09.00 atau sore pukul 16.00–18.00.
- Semprot merata ke daun bagian atas dan bawah.
- Hindari menyemprot saat matahari terik.
- Pada padi dan jeruk, jangan menyemprot saat masa pembungaan.
4. Kocor
Kocor adalah menyiramkan larutan ke tanah di sekitar tanaman. Tujuannya mempercepat pematangan buah dan mengoptimalkan penyerapan hara.
- Tanaman tahunan: 2 tutup botol (20 ml) per 2 liter air per tanaman.
- Tanaman hortikultura dan palawija: 1 tutup botol (10 ml) per 1 liter air, sebanyak 1 gelas air mineral per tanaman.
- Kocor bisa dilakukan bersamaan dengan pemupukan.
- Saat hujan, hindari kocor dan cukup lakukan penyemprotan.
5. Labur batang
Labur batang adalah mengoleskan larutan POC Kilat ke batang tanaman berkayu (berkambium). Tujuannya mempercepat pematangan buah dan merangsang pertumbuhan bunga. Campurkan 2 tutup botol (20 ml) dengan 1 gelas air mineral, lalu labur merata ke seluruh batang. Cara ini banyak dipakai pada jeruk, durian dan kelengkeng, serta karet.
Mencampur POC Kilat dengan pestisida
POC Kilat dapat diaplikasikan bersamaan (dicampur) dengan pestisida, insektisida, atau fungisida. Dosis campuran yang dianjurkan 7 tutup botol (70 ml) per tangki. Tetap ikuti dosis dan petunjuk pada label pestisida yang Anda gunakan.
Penyimpanan
Simpan botol POC Kilat di tempat sejuk dan kering, terhindar dari sinar matahari langsung, dan jauh dari jangkauan anak-anak.
Pertanyaan yang sering diajukan
Berapa ml satu tutup botol POC Kilat?
Satu tutup botol POC Kilat setara 10 ml.
Kapan waktu terbaik menyemprot POC Kilat?
Pagi hari pukul 06.00–09.00 atau sore hari pukul 16.00–18.00. Hindari menyemprot saat matahari terik.
Apa itu aplikasi labur batang?
Labur batang adalah mengoleskan larutan POC Kilat (2 tutup botol per 1 gelas air mineral) merata ke batang tanaman berkayu untuk merangsang pembungaan.
Bolehkah mengocor saat hujan?
Sebaiknya tidak. Saat hujan larutan mudah terbawa air, cukup lakukan penyemprotan.
Apakah POC Kilat boleh dicampur pestisida?
Boleh. Dosis campuran yang dianjurkan 7 tutup botol (70 ml) per tangki.
Baca juga
- Takaran POC Kilat per Liter Air untuk Semua Jenis Tanaman
- Kebutuhan POC Kilat per Hektar untuk Tiap Jenis Tanaman
- 7 Kesalahan Saat Memupuk Tanaman dan Cara Menghindarinya
