hit counter code Langsung ke konten
Konsultasi gratis via WhatsApp · Pengiriman ke seluruh Indonesia
Shopee WhatsApp
Panduan Tanaman Hias

Pupuk untuk Aglonema agar Daun Mengkilap dan Cepat Bertunas

Pupuk Kilat Diperbarui 8 menit baca

Pupuk untuk aglonema yang paling aman adalah pupuk dengan takaran ringan yang diberikan rutin, karena akar aglonema halus dan mudah terbakar oleh pupuk berlebihan. Kebutuhan utamanya adalah nitrogen untuk pertumbuhan daun, magnesium dan unsur mikro untuk warna daun yang cerah, serta hormon pertumbuhan untuk merangsang tunas atau anakan. Dengan Pupuk Kilat, aglonema cukup disemprot dan dikocor dengan takaran 3–5 ml per liter air setiap 10 hari.

Aglonema atau sri rejeki adalah tanaman hias daun yang populer karena warna dan corak daunnya yang beragam, mulai dari hijau, merah, merah muda, hingga perpaduan beberapa warna. Daun yang mengkilap dan rumpun yang penuh anakan membuat aglonema terlihat sehat dan bernilai tinggi. Panduan ini membahas kebutuhan hara aglonema, jadwal pemupukan, cara aplikasi, dan kesalahan yang sering terjadi.

Kebutuhan hara aglonema

UnsurFungsi untuk aglonemaTanda kekurangan
Nitrogen (N)Pertumbuhan daun baru dan batangDaun tua menguning, pertumbuhan lambat
Fosfor (P)Perakaran dan pembentukan tunasAkar sedikit, anakan jarang muncul
Kalium (K)Ketahanan tanaman dan kekuatan jaringanTepi daun kering kecokelatan
Magnesium (Mg)Pembentuk klorofil, warna daunDaun pucat di antara tulang daun
Besi (Fe) dan mangan (Mn)Warna daun muda yang cerahDaun muda pucat kekuningan
Hormon sitokininMerangsang tunas dan anakanRumpun lambat bertambah

Pupuk Kilat mengandung C-Organik 15,51%, unsur makro, unsur mikro seperti Fe, Mn, Cu, dan Zn, hormon auksin, giberelin, kinetin, dan zeatin, serta 17 asam amino. Kinetin dan zeatin termasuk kelompok sitokinin yang berperan dalam pembentukan tunas, sedangkan auksin membantu perakaran.

Jadwal Pupuk Kilat untuk aglonema

Takaran untuk tanaman hias adalah 3–5 ml per liter air. Gunakan gelas takar atau tutup botol (1 tutup = 10 ml) untuk larutan yang lebih banyak, misalnya 1 tutup botol untuk 2–3 liter air.

KegiatanTakaran & caraFrekuensiTujuan
Semprot daun3–5 ml per liter air, semprot ke permukaan atas dan bawah daunSetiap 10 hariDaun mengkilap, warna cerah
Kocor media3–5 ml per liter air, siramkan ke media hingga merataSetiap 10 hari, bergantian dengan semprotPerakaran dan tunas
Setelah pindah pot atau pisah anakan3 ml per liter air, kocor ringanSatu minggu setelah pindah, lalu jadwal normalPemulihan akar
Tanaman sakit atau baru pulih3 ml per liter airSetiap 10–14 hariPemulihan tanpa membebani akar

Mulailah dari takaran terendah, yaitu 3 ml per liter, lalu naikkan ke 5 ml per liter bila tanaman merespons baik. Penjelasan takaran per liter air untuk berbagai tanaman ada di takaran Pupuk Kilat per liter air.

Cara aplikasi yang benar

Semprot daun. Gunakan semprotan tangan dengan butiran halus. Semprot pagi hari sekitar pukul 06.00–09.00 atau sore pukul 16.00–18.00, saat stomata daun terbuka dan cahaya tidak terlalu terik. Semprot ke permukaan bawah daun juga, karena penyerapan di bagian bawah daun cukup baik. Jangan menyemprot saat matahari terik karena sisa larutan bisa meninggalkan noda.

Kocor media. Siramkan larutan perlahan ke permukaan media di sekeliling batang, bukan tepat di pangkal batang. Pastikan media sudah sedikit lembap sebelum dikocor agar pupuk tersebar merata dan tidak langsung mengenai akar dalam konsentrasi tinggi.

Bersihkan daun. Sebelum menyemprot, lap daun yang berdebu dengan kain lembap. Daun yang bersih menyerap pupuk lebih baik dan tampak lebih mengkilap.

Tips agar aglonema cepat bertunas dan beranak

  1. Gunakan pot yang tidak terlalu besar. Aglonema cenderung lebih cepat beranak bila akarnya sudah memenuhi pot. Pot yang terlalu besar membuat tanaman fokus memanjangkan akar.
  2. Pastikan media porus. Campuran sekam bakar, cocopeat, pakis cacah, dan sedikit kompos membuat akar sehat dan mudah bertunas.
  3. Cukupkan cahaya tidak langsung. Aglonema menyukai cahaya terang tetapi tidak terkena matahari langsung, misalnya di teras dengan paranet 60–70%.
  4. Pupuk rutin dengan takaran ringan, bukan sesekali dengan takaran tinggi.
  5. Jaga kelembapan udara, terutama di musim kemarau, dengan meletakkan tanaman berkelompok atau menyiram lantai di sekitarnya.
  6. Pisahkan anakan yang sudah berakar sendiri agar induk terangsang mengeluarkan anakan baru.

Agar warna daun aglonema tetap cerah

Warna merah dan merah muda pada aglonema sangat dipengaruhi cahaya. Tanaman yang terlalu teduh cenderung kehilangan warna dan menjadi lebih hijau. Sebaliknya, cahaya yang terlalu terik membuat daun pucat atau terbakar. Letakkan aglonema di tempat dengan cahaya terang yang tersaring. Selain cahaya, unsur mikro seperti besi, mangan, dan magnesium membantu menjaga warna daun muda tetap cerah, sehingga pemupukan rutin dengan pupuk yang lengkap penting untuk aglonema berwarna.

Media tanam yang mendukung pemupukan

Pupuk hanya bekerja baik bila media tanam sehat. Media aglonema sebaiknya ringan, porus, dan tidak mudah memadat. Campuran yang banyak dipakai pehobi adalah sekam bakar, cocopeat, pakis atau serat sabut kelapa, dan sedikit kompos atau pupuk kandang yang sudah matang. Media seperti ini menahan air secukupnya, tetapi kelebihan air tetap bisa mengalir keluar. Ganti media setiap satu sampai dua tahun, atau saat media terlihat padat, berlumut, dan berbau. Saat mengganti media, buang akar yang busuk dan biarkan tanaman beradaptasi satu minggu sebelum kembali dipupuk.

Perhatikan juga lubang drainase pot. Pot tanpa lubang yang cukup membuat air dan sisa pupuk menumpuk di dasar pot sehingga akar mudah busuk. Gunakan pot berlubang banyak, dan beri lapisan kerikil atau pecahan genteng di dasar pot bila perlu.

Contoh jadwal perawatan aglonema selama satu bulan

Hari ke-KegiatanCatatan
1Semprot daun Pupuk Kilat 3–5 ml per liter airSemprot pagi, permukaan atas dan bawah daun
1–30Siram saat media bagian atas mulai keringCek dengan jari sedalam 2–3 cm
7Bersihkan daun dengan kain lembapDebu menghalangi cahaya dan membuat daun kusam
11Semprot daun Pupuk Kilat 3–5 ml per liter airUntuk tanaman kecil, pakai takaran bawah
14Periksa hama di ketiak daun dan bawah daunKutu putih dan tungau sering bersembunyi di sana
21Semprot daun Pupuk Kilat 3–5 ml per liter airBila daun sedang bertunas, jaga kelembapan udara
28Periksa akar yang keluar dari lubang potTanda tanaman perlu pindah ke pot lebih besar

Pola ini bisa diulang setiap bulan. Di musim hujan atau bila tanaman diletakkan di ruangan yang lembap, kurangi penyiraman tetapi tetap pertahankan jadwal pemupukan setiap 10 hari dengan takaran rendah.

Mencatat tanggal pemupukan di label kecil yang ditempel di pot membantu Anda tidak lupa atau memupuk terlalu sering, terutama bila koleksi aglonema sudah banyak.

Kesalahan dalam memupuk aglonema

  • Memberi pupuk dengan takaran tinggi karena ingin cepat besar, sehingga ujung akar dan tepi daun terbakar.
  • Menabur pupuk butiran menempel di batang, membuat pangkal batang busuk.
  • Memupuk tanaman yang media kering kerontang, sehingga akar langsung terkena larutan pekat.
  • Memupuk tanaman yang baru dipindah pot, padahal akar masih beradaptasi.
  • Menyiram terlalu sering, sehingga pupuk tercuci dan akar busuk.
  • Mengabaikan cahaya, lalu menganggap pupuk tidak bekerja.

Pemupukan aglonema menurut musim

Kebutuhan pupuk aglonema sedikit berbeda antara musim hujan dan musim kemarau.

Musim hujan. Udara lembap dan media lebih lama basah, sehingga akar lebih rawan busuk. Kurangi frekuensi kocor dan perbanyak semprot daun saat cuaca cerah. Pastikan pot tidak terkena tampias hujan terus-menerus dan media cepat kering. Bila tanaman diletakkan di luar, pindahkan ke tempat yang terlindung saat hujan deras berhari-hari.

Musim kemarau. Udara kering dan suhu lebih tinggi membuat tanaman lebih cepat menyerap air dan hara. Pertahankan jadwal pemupukan setiap 10 hari, jaga kelembapan udara, dan siram sedikit lebih sering. Pertumbuhan tunas biasanya lebih aktif di musim ini bila kebutuhan air dan cahaya tercukupi.

Aglonema di dalam ruangan

Aglonema termasuk tanaman hias yang cukup tahan di dalam ruangan, tetapi pertumbuhannya lebih lambat karena cahaya lebih sedikit. Untuk aglonema di dalam rumah atau kantor:

  1. Letakkan dekat jendela yang mendapat cahaya terang tetapi tidak terkena matahari langsung.
  2. Kurangi takaran pupuk menjadi 3 ml per liter air, karena tanaman tumbuh lebih lambat dan menyerap lebih sedikit hara.
  3. Kurangi penyiraman, karena media di dalam ruangan lebih lama mengering.
  4. Keluarkan tanaman secara bergiliran ke teras yang teduh selama satu sampai dua minggu agar mendapat cahaya lebih banyak.
  5. Lap daun secara rutin karena debu di dalam ruangan menutupi permukaan daun.

Pupuk Kilat untuk koleksi tanaman hias lain

Takaran 3–5 ml per liter air setiap 10 hari juga bisa dipakai untuk tanaman hias daun lain seperti philodendron, keladi, monstera, sansevieria, dan anthurium. Bila Anda memiliki banyak koleksi, buat larutan sekali untuk semua tanaman agar perawatan lebih praktis. Untuk anggrek yang memiliki kebutuhan sedikit berbeda, panduannya ada di pupuk untuk anggrek.

Mengenali gejala kelebihan pupuk

Bila tepi daun mengering kecokelatan, daun baru keriting, atau muncul kerak putih di permukaan media, kemungkinan pupuk diberikan terlalu banyak. Siram media dengan air bersih yang cukup banyak hingga air mengalir dari lubang pot untuk membilas sisa pupuk, lalu hentikan pemupukan selama dua sampai tiga minggu. Setelah itu, mulai lagi dengan takaran 3 ml per liter.

Kebutuhan pupuk menurut ukuran tanaman

  • Aglonema kecil (2–4 daun): cukup 3 ml per liter, setiap 10–14 hari.
  • Aglonema sedang: 3–5 ml per liter setiap 10 hari.
  • Aglonema besar dan rumpun penuh: 5 ml per liter setiap 10 hari, dengan volume kocor lebih banyak.

Untuk anakan yang baru dipisahkan dari induknya, tunggu sampai daun baru muncul sebelum mulai dipupuk dengan takaran ringan.

Panduan perawatan aglonema secara lengkap, termasuk media, penyiraman, dan perbanyakan, akan membantu hasil pemupukan lebih maksimal. Gambaran pemupukan tanaman hias lainnya ada di pupuk untuk tanaman hias, dan contoh perawatan tanaman hias lain di cara merawat anggrek.

Hasil di lapangan dipengaruhi kondisi media, cahaya, jenis aglonema, dan cara perawatan.

Aglonema Anda lambat beranak?Kirim foto tanaman dan medianya, CS kami bantu sarankan takaran pupuk dan perawatannya.

Pertanyaan yang sering diajukan

Pupuk apa yang bagus untuk aglonema?

Pupuk lengkap dengan takaran ringan yang mengandung nitrogen, unsur mikro, dan hormon pertumbuhan. Pupuk Kilat dipakai 3–5 ml per liter air setiap 10 hari lewat semprot dan kocor.

Berapa kali aglonema perlu dipupuk?

Setiap 10 hari dengan takaran 3–5 ml per liter air, bergantian antara semprot daun dan kocor media.

Bagaimana agar aglonema cepat beranak?

Gunakan pot yang pas, media porus, cahaya terang tidak langsung, pemupukan rutin dengan takaran ringan, dan pisahkan anakan yang sudah berakar.

Kenapa ujung daun aglonema kering kecokelatan?

Bisa karena kelebihan pupuk, udara terlalu kering, atau penyiraman tidak teratur. Bilas media dengan air bersih bila dicurigai kelebihan pupuk.

Apakah aglonema yang baru dipindah pot boleh dipupuk?

Tunggu sekitar satu minggu, lalu kocor ringan dengan 3 ml per liter air sebelum kembali ke jadwal normal.

Masih bingung soal pemakaian? Kirim foto tanaman Anda, CS kami bantu rekomendasikan cara pakai yang tepat.
Ditulis oleh Pupuk Kilat
Tanya CS