Cara merawat anggrek agar subur dan cantik bertumpu pada lima hal: cahaya yang sesuai jenisnya, penyiraman saat media mulai kering, media tanam yang berongga, pemupukan ringan setiap 10 hari, dan sirkulasi udara yang baik. Anggrek bukan tanaman yang sulit; masalah paling umum justru muncul karena terlalu banyak air atau terlalu sedikit cahaya. Bila kelima hal tersebut terpenuhi, anggrek akan tumbuh sehat dan rutin berbunga.
Panduan ini membahas perawatan anggrek secara menyeluruh, mulai dari memilih tempat, menyiram, memilih media dan pot, memupuk, mengganti pot, memperbanyak tanaman, hingga mengatasi masalah yang sering dihadapi penghobi pemula.
Mengenal sifat anggrek
Sebagian besar anggrek yang dipelihara di rumah adalah anggrek epifit, yaitu anggrek yang di alam menempel di batang pohon. Akarnya terbiasa terkena udara, cepat kering setelah hujan, dan menyerap air serta hara dalam jumlah kecil. Inilah alasan anggrek tidak suka media yang padat dan selalu basah.
Ada juga anggrek terestrial yang tumbuh di tanah, misalnya beberapa jenis anggrek tanah, dan anggrek litofit yang menempel di bebatuan. Panduan ini berfokus pada anggrek epifit yang paling banyak dipelihara: dendrobium, anggrek bulan (phalaenopsis), cattleya, oncidium, dan vanda.
| Jenis | Kebutuhan cahaya | Kebutuhan air | Catatan |
|---|---|---|---|
| Dendrobium | Terang, sebagian sinar langsung | Sedang | Paling mudah berbunga, cocok untuk pemula |
| Anggrek bulan | Teduh, cahaya tidak langsung | Sedang, jangan menggenang di pucuk | Cocok di teras atau dekat jendela |
| Cattleya | Terang | Biarkan agak kering di antara penyiraman | Bunga besar dan harum |
| Oncidium | Terang tidak terik | Sedang | Bunga kecil berjumlah banyak |
| Vanda | Penuh, sinar langsung | Sering, akar menggantung | Butuh penyiraman dan pemupukan lebih sering |
1. Atur cahaya dengan tepat
Cahaya adalah faktor yang paling menentukan anggrek berbunga atau tidak. Anggrek yang kekurangan cahaya akan berdaun hijau tua mengilap tetapi tidak pernah berbunga. Sebaliknya, cahaya terlalu terik membuat daun menguning atau terbakar dengan bercak cokelat.
- Tanda cahaya pas: daun hijau muda cerah, tidak terlalu gelap, tidak menguning.
- Tanda kurang cahaya: daun hijau tua, lembek, tanaman tidak berbunga.
- Tanda terlalu terik: daun kekuningan, ada bercak kering seperti terbakar.
Gunakan paranet sekitar 50–65% untuk menaungi anggrek yang diletakkan di luar ruangan. Letakkan anggrek bulan di tempat yang lebih teduh, sedangkan dendrobium dan vanda di tempat yang lebih terang.
2. Siram saat media mulai kering
Kesalahan paling umum pemilik anggrek adalah menyiram terlalu sering. Akar yang terus basah tidak mendapat udara dan mudah membusuk.
- Periksa media dengan jari atau dengan mengangkat pot: pot yang ringan berarti media sudah kering.
- Siram pagi hari agar daun dan pucuk kering sebelum malam.
- Siram hingga air keluar dari lubang pot, lalu biarkan tiris.
- Kurangi penyiraman saat musim hujan dan cuaca lembap; tambah saat kemarau dan berangin.
- Jangan biarkan air menggenang di ketiak daun anggrek bulan.
Sebagai patokan, anggrek di media arang atau pakis di tempat terbuka biasanya disiram setiap hari saat kemarau, dan dua sampai tiga hari sekali saat musim hujan. Namun kondisi setiap rumah berbeda, jadi selalu periksa media sebelum menyiram.
3. Pilih media dan pot yang tepat
| Media | Sifat | Cocok untuk |
|---|---|---|
| Arang kayu | Awet, kering, tidak mudah lapuk | Dendrobium, cattleya, daerah lembap |
| Pakis | Menahan air sedang, berongga | Hampir semua jenis anggrek |
| Sabut kelapa | Menahan air cukup banyak | Daerah kering atau panas |
| Bark (serutan kayu) | Berongga, cukup awet | Anggrek bulan, cattleya |
| Moss (sphagnum) | Sangat menahan air | Bibit kecil dan anggrek bulan muda |
Pilih pot yang memiliki banyak lubang, misalnya pot tanah liat berlubang atau pot plastik khusus anggrek. Ukuran pot sebaiknya pas dengan akar, tidak terlalu besar, karena pot besar menahan air terlalu lama.
4. Pemupukan rutin dengan takaran ringan
Media anggrek hampir tidak mengandung hara, sehingga anggrek bergantung pada pupuk. Prinsipnya adalah encer tetapi rutin. Untuk anggrek, semprot Pupuk Kilat dengan takaran 3–5 ml per liter air setiap 10 hari ke daun bagian bawah, akar, dan media, pada pagi hari. Hindari menyemprot bunga.
Panduan lengkap jenis pupuk, takaran per fase, dan tips agar cepat berbunga ada di pupuk untuk anggrek agar cepat berbunga dan akar sehat.
5. Jaga sirkulasi udara dan kelembapan
Anggrek menyukai kelembapan cukup tinggi, tetapi udara harus tetap mengalir. Udara yang lembap dan diam memicu penyakit jamur dan busuk.
- Beri jarak antarpot agar udara bisa lewat.
- Hindari meletakkan anggrek di sudut tertutup tanpa angin.
- Di daerah yang kering, letakkan nampan berisi kerikil dan air di bawah rak (pot tidak menyentuh air) untuk menambah kelembapan.
Merawat anggrek yang baru dibeli
Anggrek yang baru dibeli, terutama yang sedang berbunga, sering mengalami stres karena berpindah dari kebun penjual yang kondisinya berbeda. Agar tidak kaget:
- Jangan langsung ganti pot saat anggrek sedang berbunga. Tunggu sampai bunga selesai.
- Letakkan di tempat teduh terang selama satu sampai dua minggu sebelum dipindah ke posisi akhirnya.
- Periksa media dan akar dari lubang pot. Bila media sangat basah dan berbau, kurangi penyiraman.
- Tunda pemupukan satu sampai dua minggu, lalu mulai dengan takaran terendah.
- Pisahkan dari anggrek lain selama beberapa hari untuk memastikan tidak membawa hama seperti kutu putih atau tungau.
Anggrek di dalam ruangan
Anggrek bulan adalah jenis yang paling cocok dipelihara di dalam ruangan karena tidak membutuhkan sinar matahari langsung. Letakkan di dekat jendela yang terang, hindari tepat di bawah embusan AC yang membuat udara kering, dan keluarkan sesekali ke teras yang teduh agar mendapat udara segar. Anggrek dendrobium dan vanda kurang cocok di dalam ruangan untuk jangka lama karena membutuhkan cahaya lebih terang.
Mengganti pot dan media
Media anggrek lama-lama akan lapuk, menjadi padat, dan menahan air terlalu lama. Ganti media setiap 1–2 tahun, atau ketika:
- Media sudah hancur atau berlumut tebal.
- Akar sudah memenuhi pot dan banyak yang tumbuh keluar.
- Ada akar busuk yang perlu dibuang.
Langkah mengganti pot:
- Siram anggrek sehari sebelumnya agar akar lebih lentur.
- Keluarkan anggrek dari pot perlahan, bersihkan media lama dari sela-sela akar.
- Potong akar yang busuk, cokelat, dan lembek dengan gunting bersih. Akar sehat yang padat dibiarkan.
- Letakkan anggrek di pot baru, isi media di sekelilingnya, dan pastikan tanaman berdiri tegak. Gunakan ajir atau kawat bila perlu.
- Letakkan di tempat teduh selama satu sampai dua minggu, siram secukupnya.
- Setelah akar baru mulai tumbuh, lanjutkan pemupukan dengan takaran terendah.
Memperbanyak anggrek
- Keiki: anakan kecil yang tumbuh dari ruas batang atau tangkai bunga, sering muncul pada dendrobium dan anggrek bulan. Tunggu sampai keiki memiliki beberapa akar sepanjang beberapa sentimeter, lalu pisahkan dan tanam di pot kecil.
- Pemisahan rumpun: untuk anggrek simpodial seperti dendrobium, cattleya, dan oncidium yang sudah membentuk rumpun besar. Pisahkan rumpun dengan menyisakan beberapa batang atau umbi semu di setiap bagian.
- Stek batang: pada beberapa jenis dendrobium, batang tua tanpa daun bisa dipotong dan diletakkan di media lembap untuk memancing tunas baru.
Perbanyakan dari biji membutuhkan teknik laboratorium khusus sehingga tidak dianjurkan untuk penghobi pemula.
Masalah umum pada anggrek dan solusinya
| Masalah | Kemungkinan penyebab | Solusi |
|---|---|---|
| Tidak pernah berbunga | Kurang cahaya, tanaman belum dewasa, kurang fosfor & kalium | Pindah ke tempat lebih terang, pupuk menjelang musim bunga |
| Daun layu dan keriput | Akar busuk atau kekurangan air | Periksa akar; ganti media bila busuk, sesuaikan penyiraman |
| Daun menguning | Penuaan alami, terlalu terik, atau kekurangan hara | Daun tua bawah menguning wajar; bila banyak, periksa cahaya dan pupuk |
| Pucuk busuk | Air menggenang di pucuk | Siram pagi, miringkan pot agar air turun |
| Kuncup rontok sebelum mekar | Perubahan suhu atau tempat mendadak, kekeringan, hama | Jangan pindah-pindah saat berkuncup, cukupi air |
| Bercak hitam di daun | Jamur atau bakteri | Buang daun sakit, perbaiki sirkulasi udara |
| Ada serangga putih menempel | Kutu putih atau kutu sisik | Bersihkan dengan kapas beralkohol atau air sabun encer |
Merangsang anggrek agar berbunga lagi
Setelah berbunga, anggrek membutuhkan waktu untuk mengumpulkan tenaga sebelum berbunga kembali. Untuk merangsang pembungaan berikutnya, pastikan anggrek mendapat cahaya cukup, pupuk rutin, dan media yang sehat. Menjelang musim berbunga, gunakan takaran pupuk 5 ml per liter air setiap 10 hari. Pada beberapa jenis anggrek, perbedaan suhu siang dan malam yang cukup jelas juga membantu memicu tangkai bunga. Prinsip umum perangsangan bunga dijelaskan di pupuk perangsang buah dan bunga.
Jadwal perawatan anggrek
| Frekuensi | Kegiatan |
|---|---|
| Setiap hari | Periksa media, siram bila kering, amati daun dan kuncup |
| Setiap 10 hari | Semprot pupuk dengan takaran ringan |
| Setiap 2 minggu | Siram air bersih untuk membilas sisa pupuk, periksa hama |
| Setiap bulan | Bersihkan daun dari debu, buang daun dan tangkai kering |
| Setiap 1–2 tahun | Ganti media dan pot |
Kesalahan perawatan yang sering terjadi
- Menyiram setiap hari tanpa melihat kondisi media, sehingga akar membusuk.
- Meletakkan anggrek di dalam ruangan gelap terlalu lama setelah dibeli dalam keadaan berbunga.
- Memakai pot tanpa lubang atau media tanah biasa.
- Memupuk dengan dosis pekat dengan harapan cepat berbunga.
- Memindahkan anggrek saat sedang berkuncup, sehingga kuncup rontok.
Panduan pemupukan untuk tanaman hias lain seperti aglonema dan anthurium ada di pupuk untuk tanaman hias.
Hasil perawatan dipengaruhi jenis anggrek, cahaya, suhu, dan kelembapan di tempat Anda. Amati tanaman secara rutin dan sesuaikan perawatan sedikit demi sedikit.
Pertanyaan yang sering diajukan
Berapa kali anggrek harus disiram?
Siram saat media mulai kering. Di tempat terbuka saat kemarau biasanya setiap hari, saat musim hujan dua sampai tiga hari sekali. Selalu periksa media sebelum menyiram.
Di mana sebaiknya anggrek diletakkan?
Di tempat terang dengan sinar tidak terlalu terik, misalnya di bawah paranet 50–65%. Anggrek bulan lebih suka tempat teduh, sedangkan dendrobium dan vanda lebih suka tempat terang.
Kapan anggrek perlu ganti pot?
Setiap 1–2 tahun, atau saat media sudah lapuk, akar memenuhi pot, atau ada akar busuk yang perlu dibuang.
Kenapa daun anggrek layu dan keriput?
Biasanya karena akar busuk sehingga tidak bisa menyerap air, atau karena kekurangan air. Periksa akar dan ganti media bila akar busuk.
Bagaimana cara memperbanyak anggrek di rumah?
Paling mudah dengan memisahkan keiki yang sudah berakar atau memisahkan rumpun anggrek yang sudah besar.
