Petani cabai di Kulon Progo, terutama di pesisir selatan seperti Galur, Panjatan, Wates, dan Temon, berhasil mengubah lahan pasir pantai yang dulu dianggap tidak subur menjadi kebun cabai yang produktif. Lahan pasir punya kelebihan seperti drainase yang baik dan cepat diolah, tetapi juga punya kelemahan: hara cepat hilang dan air cepat meresap. Karena itu, pemupukan yang rutin dan tepat sangat menentukan. Pupuk Kilat, pupuk organik lengkap plus hormon dan 17 asam amino dari Jember yang terdaftar di Kementan, dapat dipakai untuk cabai lahan pasir sekaligus padi, bawang merah, melon, dan tanaman lain di Kulon Progo.
Pertanian di Kulon Progo
Kabupaten Kulon Progo berbatasan dengan Samudra Hindia di selatan, Kabupaten Purworejo (Jawa Tengah) di barat, Kabupaten Magelang di utara, serta Sleman dan Bantul di timur. Wilayahnya terbagi menjadi tiga kawasan dengan karakter berbeda:
- Pesisir selatan berlahan pasir, seperti Temon, Wates, Panjatan, dan Galur. Kawasan ini menjadi sentra cabai, bawang merah, melon, semangka, dan sayuran yang ditanam di lahan pasir dengan sumur dan pipa pengairan.
- Dataran tengah, seperti Lendah, Sentolo, Pengasih, dan Nanggulan, berupa sawah irigasi yang ditanami padi dan palawija.
- Perbukitan Menoreh di utara, seperti Kokap, Girimulyo, Kalibawang, dan Samigaluh, dengan kebun kopi, kakao, cengkeh, durian, dan buah-buahan.
Data dan fakta cabai lahan pasir Kulon Progo
Pertanian lahan pasir pantai Kulon Progo sudah lama dikenal sebagai contoh keberhasilan petani mengolah lahan marginal. Menurut pemberitaan Antara yang dimuat Republika pada Desember 2019:
- Di kawasan Pantai Trisik, Kecamatan Galur, kelompok tani menggarap sekitar 120 hektar lahan pasir, dengan sekitar 40 hektar ditanami cabai pada musim tersebut.
- Hasil per hektar per musim disebut mencapai sekitar 21 ton.
- Cabai dijual lewat pasar lelang petani, dengan volume rata-rata sekitar 20 ton per hari pada puncak panen, lalu dikirim ke Semarang, Jakarta, Jambi, dan Palembang.
- Harga di pasar lelang berubah setiap hari mengikuti hasil lelang.
Sistem pasar lelang membuat harga lebih terbuka bagi petani. Namun, karena harga ditentukan setiap hari, mutu cabai seperti warna, ukuran, kesegaran, dan bebas penyakit menjadi penentu pendapatan.
Sumber: Republika, 7 Desember 2019.
Tantangan bertanam cabai di lahan pasir
- Hara cepat tercuci. Pasir tidak mampu menahan pupuk lama, sehingga pupuk yang diberikan sekaligus dalam jumlah besar banyak yang hilang.
- Air cepat meresap. Tanaman cepat kekurangan air bila penyiraman terlambat, terutama saat kemarau.
- Suhu permukaan pasir tinggi di siang hari, yang bisa mengganggu akar dan membuat bunga rontok.
- Angin laut kencang yang membawa butiran garam dan membuat tanaman mudah rebah.
- Bahan organik sangat rendah, sehingga kehidupan tanah miskin.
- Penyakit patek dan virus kuning yang bisa menurunkan hasil drastis.
Jadwal pupuk cabai untuk petani Kulon Progo
Jadwal berikut memakai Pupuk Kilat (1 tutup botol = 10 ml) dan tangki semprot 14–16 liter. Kocok botol sebelum dipakai, semprot pagi (06.00–09.00) atau sore (16.00–18.00).
| Waktu | Takaran & cara | Tujuan |
|---|---|---|
| 1–2 hari sebelum tanam | Letakkan bibit di atas waring, semprot 3 tutup botol per tangki hingga basah merata, diamkan 1–2 hari | Bibit cepat beradaptasi dan lebih tahan penyakit |
| 7 HST hingga 49 HST | Semprot 5 tutup botol per tangki ke seluruh daun setiap 7 hari | Pertumbuhan akar, daun, dan percabangan |
| Mulai 56 HST | Semprot 7 tutup botol per tangki merata ke seluruh daun | Pembungaan dan pembentukan buah |
| Setiap selesai petik | Semprot 7 tutup botol per tangki | Pemulihan tanaman dan pembentukan buah baru |
Kebutuhan sekitar 5–10 liter per hektar, menyesuaikan panjang masa panen. Di lahan pasir, pemberian rutin dengan takaran sedang lebih baik daripada dosis besar sekaligus, karena hara cepat hilang. Panduan lengkap ada di pupuk untuk cabai.
Tips budidaya cabai di lahan pasir pantai
- Tambahkan pupuk kandang dalam jumlah banyak ke bedengan sebelum tanam. Bahan organik membantu pasir menahan air dan hara.
- Campurkan tanah liat atau lempung sedikit ke lubang tanam bila memungkinkan, untuk menambah daya simpan air.
- Pasang mulsa plastik hitam perak untuk menekan penguapan, menjaga suhu, dan mengurangi hama penghisap.
- Siram rutin pagi dan sore di musim kemarau, karena pasir cepat kering.
- Pasang pagar angin dari tanaman cemara udang atau jaring di sisi yang menghadap laut.
- Berikan pupuk sedikit tetapi sering, baik pupuk dasar maupun pupuk daun.
- Pasang ajir agar tanaman tidak rebah tertiup angin.
- Kendalikan hama sejak dini, terutama thrips, tungau, dan kutu kebul.
Pengairan cabai di lahan pasir
Pengairan menjadi pekerjaan harian petani lahan pasir. Banyak petani memakai sumur renteng atau sumur bor yang dihubungkan dengan pipa dan selang ke bedengan. Beberapa kebiasaan yang membantu:
- Siram pagi dan sore saat kemarau, dengan jumlah sedang setiap kali, bukan sekali banyak.
- Kocorkan air di lubang tanam, bukan di seluruh permukaan bedengan, agar air lebih hemat.
- Gabungkan pupuk dengan penyiraman, misalnya kocor Pupuk Kilat 1 tutup botol per liter air sekitar satu gelas per tanaman setiap 10 hari, sehingga hara langsung sampai ke akar.
- Periksa kelembapan pasir dengan menggali sedikit di dekat tanaman. Bila pasir di kedalaman 5–10 cm sudah kering, segera siram.
Menjaga lahan pasir tetap subur dari musim ke musim
Lahan pasir yang terus ditanami cabai bisa menurun kesuburannya bila tidak dirawat. Beberapa kebiasaan yang membantu:
- Kembalikan sisa tanaman sehat ke lahan sebagai bahan organik setelah panen.
- Gilir tanaman, misalnya cabai, lalu bawang merah atau melon, lalu tanaman kacang-kacangan.
- Tambahkan kompos atau pupuk kandang setiap musim, jangan hanya mengandalkan pupuk kimia.
- Tanam pupuk hijau seperti kacang-kacangan di masa jeda tanam.
- Hindari pupuk kimia dosis tinggi sekaligus, karena di lahan pasir cepat tercuci dan menambah kadar garam.
Mengendalikan patek di musim hujan
Penyakit patek (antraknosa) menjadi momok petani cabai saat musim hujan. Bercak cekung kehitaman muncul di buah, lalu buah busuk dan rontok. Langkah pengendaliannya:
- Petik dan buang buah yang terserang sejak gejala pertama muncul, jangan dibiarkan di lahan.
- Atur jarak tanam agar tajuk tidak terlalu rapat dan daun cepat kering.
- Semprot fungisida secara bergiliran sesuai anjuran. Pupuk Kilat dapat dicampur fungisida dengan takaran 7 tutup botol per tangki.
- Jaga kebersihan alat panen agar spora tidak terbawa ke tanaman sehat.
Penjelasan lengkap ada di cara agar cabai berbuah lebat di musim hujan dan hama dan penyakit cabai.
Bawang merah dan melon di lahan pasir
Selain cabai, petani lahan pasir Kulon Progo juga menanam bawang merah, melon, dan semangka. Untuk bawang merah, semprot bibit 2 tutup botol per tangki sebelum tanam, 5 tutup per tangki setiap 7 hari hingga 21 HST, lalu 7 tutup per tangki mulai 30–35 HST hingga 10 hari menjelang panen. Untuk melon, semprot 5 tutup botol per tangki setiap 7 hari hingga 28 HST, lalu 3 tutup per tangki pada 35–40 HST dan 7 tutup per tangki pada 50–55 HST dengan sebagian besar buah ikut tersemprot. Panduannya ada di pupuk untuk bawang merah dan pupuk untuk melon dan semangka.
Padi di dataran tengah Kulon Progo
Di sawah irigasi seperti Lendah, Sentolo, Pengasih, dan Nanggulan, petani menanam padi dua kali setahun. Rendam benih dengan 1 tutup botol per 2 liter air, semprot persemaian, lalu semprot 5 tutup botol per tangki pada 7, 20, dan 40 HST serta 5 ml per liter air pada 60 HST selama padi belum berbunga. Jangan menyemprot saat padi berbunga. Panduannya ada di pupuk untuk padi.
Kopi dan buah di Perbukitan Menoreh
Kawasan Menoreh di Samigaluh, Kalibawang, Girimulyo, dan Kokap dikenal dengan kopi, kakao, cengkeh, dan durian. Untuk kopi dan kakao, kocor 2 tutup botol per 2 liter air per tanaman dan semprot 10 tutup botol per tangki setiap 7 hari sebanyak 2–3 kali menjelang dan setelah panen. Panduannya ada di pupuk untuk kopi dan kakao.
Fokus pemupukan menurut kawasan di Kulon Progo
| Kawasan | Komoditas utama | Fokus pemupukan |
|---|---|---|
| Pesisir selatan (Temon, Wates, Panjatan, Galur) | Cabai, bawang merah, melon, semangka | Pemupukan sedikit tetapi sering, bahan organik tinggi, pembuahan |
| Dataran tengah (Lendah, Sentolo, Pengasih, Nanggulan) | Padi, palawija | Anakan, pengisian bulir, rotasi palawija |
| Perbukitan Menoreh (Kokap, Girimulyo, Kalibawang, Samigaluh) | Kopi, kakao, cengkeh, durian | Pengisian buah, pembungaan setelah panen |
Pengiriman ke seluruh Kulon Progo
Pupuk Kilat dikirim ke seluruh 12 kecamatan di Kabupaten Kulon Progo, yaitu Temon, Wates, Panjatan, Galur, Lendah, Sentolo, Pengasih, Kokap, Girimulyo, Nanggulan, Kalibawang, dan Samigaluh.
Cara order Pupuk Kilat di Kulon Progo
Pilih ukuran 500 ml hingga 10 liter di halaman produk Pupuk Kilat, klik Claim Voucher untuk potongan harga, lalu lanjutkan order via WhatsApp. CS kami akan mengonfirmasi ongkos kirim dan perkiraan waktu tiba.
Informasi distributor resmi ada di halaman distributor, dan daerah lain di provinsi ini di Pupuk Kilat DI Yogyakarta dan Pupuk Kilat Sleman. Tertarik menjadi agen di Kulon Progo? Pelajari program kemitraan.
Hasil di lapangan dipengaruhi kondisi lahan, cuaca, varietas, dan cara budidaya.
