hit counter code Langsung ke konten
Konsultasi gratis via WhatsApp · Pengiriman ke seluruh Indonesia
Shopee WhatsApp
Panduan Hortikultura

Umur Panen Cabai dan Ciri-Ciri Siap Panen

Pupuk Kilat Diperbarui 8 menit baca

Umur panen cabai pertama umumnya sekitar 70–90 hari setelah tanam untuk cabai keriting dan cabai besar, serta sekitar 80–100 hari untuk cabai rawit, tergantung varietas dan ketinggian tempat. Setelah panen pertama, cabai bisa dipetik berulang setiap 3–7 hari selama beberapa bulan. Waktu petik yang tepat ditentukan dari warna buah: untuk dijual merah, petik saat buah sudah merah sekitar 80–90%.

Cabai berbeda dari padi atau jagung yang dipanen sekali. Satu tanaman cabai bisa dipetik belasan kali, sehingga cara memetik dan perawatan selama masa panen sangat menentukan total hasil. Panduan ini membahas umur panen berbagai jenis cabai, ciri cabai siap panen, cara memetik yang benar, dan tips agar masa panen lebih panjang.

Umur panen menurut jenis cabai

Jenis cabaiPerkiraan panen pertamaFrekuensi petikLama masa panen
Cabai keritingSekitar 70–90 HSTSetiap 3–5 hariSekitar 2–3 bulan
Cabai besarSekitar 75–90 HSTSetiap 4–7 hariSekitar 2–3 bulan
Cabai rawitSekitar 80–100 HSTSetiap 5–7 hariBisa lebih dari 3 bulan
Cabai hijau (dipanen muda)Lebih awal, sekitar 60–75 HSTSetiap 3–5 hariMengikuti tanaman

HST adalah hari setelah tanam (pindah tanam dari persemaian). Di dataran tinggi yang lebih sejuk, umur panen biasanya lebih panjang dibanding dataran rendah. Lihat juga deskripsi varietas pada kemasan benih untuk angka yang lebih tepat.

Tahap pertumbuhan cabai hingga panen

  1. Persemaian (sekitar 3–4 minggu): benih berkecambah dan tumbuh menjadi bibit berdaun 4–6 helai.
  2. Pertumbuhan vegetatif (sekitar 0–35 HST): tanaman membentuk akar, batang, cabang, dan daun.
  3. Pembungaan (mulai sekitar 30–45 HST): bunga pertama muncul di percabangan, lalu bunga terus terbentuk selama tanaman sehat.
  4. Pembentukan dan pembesaran buah: bunga yang terserbuki menjadi buah muda, lalu membesar selama beberapa minggu.
  5. Pematangan dan panen: buah berubah warna dari hijau menjadi merah atau oranye, lalu siap dipetik.

Ciri-ciri cabai siap panen

  • Warna buah sudah berubah sesuai tujuan panen: merah sekitar 80–90% untuk cabai merah, atau hijau tua mengkilap untuk cabai hijau.
  • Buah terasa padat dan keras saat dipegang.
  • Ukuran sudah maksimal sesuai varietasnya.
  • Tangkai mudah dipatahkan dari cabang dengan sedikit tekukan.
  • Kulit mengkilap, tidak keriput.

Untuk pengiriman jarak jauh, petani biasanya memetik cabai saat warnanya mulai berubah, karena buah masih akan matang selama perjalanan. Untuk pasar terdekat, cabai bisa dipetik saat sudah merah penuh.

Alat dan wadah panen yang dianjurkan

Gunakan ember plastik, keranjang, atau karung jaring yang bersih untuk menampung cabai saat memetik. Hindari karung plastik rapat karena cabai cepat panas dan busuk. Bawa wadah terpisah untuk buah yang sakit atau busuk agar tidak bercampur dengan buah sehat. Setelah panen, bilas wadah dan alat dengan air bersih agar spora jamur tidak terbawa ke panen berikutnya.

Jadwal petik yang teratur

Buat jadwal petik tetap, misalnya setiap Senin dan Kamis, agar buah dipetik pada tingkat kematangan yang seragam. Jadwal yang teratur juga memudahkan Anda mengatur tenaga kerja dan pengiriman ke pengepul. Pada puncak panen, frekuensi petik bisa dipercepat agar buah tidak terlalu matang di pohon.

Cara memetik cabai yang benar

  1. Petik pagi hari setelah embun mengering, atau sore hari saat cuaca tidak terlalu panas.
  2. Pegang cabang dengan satu tangan, lalu petik buah beserta tangkainya dengan tangan lain. Tangkai yang ikut membuat cabai lebih awet.
  3. Jangan menarik buah dengan paksa, karena cabang bisa patah dan bunga di sekitarnya ikut rontok.
  4. Pisahkan buah yang sakit atau busuk saat memetik, lalu buang jauh dari lahan.
  5. Letakkan hasil petik di wadah yang berventilasi, jangan ditumpuk terlalu tinggi.
  6. Simpan di tempat teduh sebelum dikirim, jangan dibiarkan terkena sinar matahari langsung.

Pemupukan agar panen lebih banyak dan lama

Setiap kali dipetik, tanaman cabai kehilangan banyak hara yang tersimpan di buah. Tanaman yang tidak dipupuk ulang akan cepat lelah, buahnya mengecil, dan masa panennya pendek. Karena itu, pemupukan setelah setiap petik sangat penting.

Jadwal Pupuk Kilat untuk cabai:

WaktuTakaran & caraTujuan
1–2 hari sebelum tanamSemprot bibit 3 tutup botol per tangki hingga basah merata, diamkan 1–2 hariBibit cepat beradaptasi, lebih tahan penyakit
7 HST hingga 49 HSTSemprot 5 tutup botol per tangki ke seluruh daun setiap 7 hariPertumbuhan, akar, dan daun kuat
Mulai 56 HST dan setelah setiap petikSemprot 7 tutup botol per tangki merataPembuahan, pembesaran buah, panen lebih cepat

Kebutuhan sekitar 5–10 liter per hektar, menyesuaikan panjang umur tanaman. Semakin panjang masa panen, semakin banyak penyemprotan setelah petik yang dibutuhkan. Pupuk Kilat dapat dicampur pestisida (7 tutup botol per tangki), sehingga pemupukan dan perlindungan dari hama dilakukan bersamaan. Jadwal lengkapnya ada di pupuk untuk cabai.

Perbedaan cabai dataran rendah dan dataran tinggi

Di dataran rendah yang panas, cabai tumbuh lebih cepat dan panen pertama datang lebih awal, tetapi tanaman juga lebih cepat lelah dan serangan hama penghisap seperti thrips dan kutu kebul biasanya lebih tinggi. Di dataran tinggi yang sejuk, pertumbuhan lebih lambat sehingga panen pertama datang beberapa minggu lebih lama, namun masa panen bisa lebih panjang dan buah cenderung lebih besar. Sesuaikan perkiraan jadwal panen dan rencana penjualan dengan ketinggian lahan Anda.

Mencatat tanggal tanam dan panen

Catatan sederhana sangat membantu petani cabai. Tulis tanggal semai, tanggal pindah tanam, tanggal bunga pertama muncul, dan tanggal setiap petik beserta beratnya. Dari catatan ini Anda bisa mengetahui umur panen varietas yang dipakai di lahan sendiri, kapan puncak panen terjadi, dan berapa total hasil per musim. Catatan ini juga berguna untuk merencanakan waktu tanam berikutnya agar panen jatuh saat harga sedang baik.

Faktor yang memengaruhi umur panen dan hasil

  • Varietas. Setiap varietas memiliki umur panen dan potensi hasil berbeda.
  • Ketinggian tempat dan suhu. Suhu sejuk memperlambat pematangan buah.
  • Musim. Di musim hujan, risiko busuk buah dan bunga rontok lebih tinggi. Tips menghadapinya dibahas di cara agar cabai berbuah lebat di musim hujan.
  • Kesehatan tanaman. Serangan virus, thrips, atau layu bisa menghentikan panen lebih awal.
  • Pemupukan. Tanaman yang cukup hara berbuah lebih banyak dan lebih lama.
  • Pengairan. Kekurangan air saat pembesaran buah membuat buah kecil dan mudah rontok.

Panen cabai merah atau cabai hijau, mana yang lebih menguntungkan?

Keputusan memetik cabai saat hijau atau menunggu merah bergantung pada harga pasar dan kondisi tanaman. Cabai hijau dipetik lebih awal sehingga tanaman lebih cepat membentuk buah baru, dan risiko busuk di pohon saat musim hujan lebih kecil. Namun, di banyak pasar cabai merah dihargai lebih tinggi per kilogram. Beberapa pertimbangan:

  • Pantau harga di pengepul setiap minggu. Bila selisih harga cabai merah dan hijau kecil, memetik hijau bisa lebih menguntungkan.
  • Saat musim hujan, memetik lebih awal mengurangi risiko patek dan busuk buah.
  • Bila tanaman sedang berbuah sangat lebat, memetik sebagian buah hijau mengurangi beban tanaman.
  • Untuk cabai rawit, banyak pasar menerima campuran hijau dan merah, sehingga petani lebih leluasa.

Perkiraan jumlah petik dan hasil

Dengan perawatan baik, satu tanaman cabai keriting bisa dipetik sekitar 10–20 kali selama masa panen. Hasil per tanaman sangat bervariasi tergantung varietas, musim, dan kesehatan tanaman. Biasanya panen pertama dan kedua masih sedikit, lalu meningkat pada petikan ketiga hingga kedelapan sebagai puncak panen, sebelum perlahan menurun. Catat hasil setiap petik agar Anda tahu kapan puncak panen terjadi dan kapan tanaman perlu diganti.

Kapan tanaman cabai sebaiknya dibongkar?

Tanaman cabai tidak selamanya produktif. Tanda tanaman sudah saatnya dibongkar antara lain buah semakin kecil dan sedikit meskipun sudah dipupuk, banyak daun keriting atau belang karena virus, batang mengayu dan cabang banyak yang kering, serta hasil petik tidak lagi menutup biaya perawatan. Bongkar tanaman, bersihkan sisa akar dan daun, lalu istirahatkan lahan atau tanam komoditas dari keluarga lain untuk memutus siklus penyakit.

Tips memperpanjang masa panen cabai

  1. Petik secara rutin, jangan biarkan buah terlalu matang di pohon karena tanaman akan memperlambat pembentukan bunga baru.
  2. Semprot pupuk setelah setiap petik agar tanaman cepat pulih.
  3. Buang daun tua dan daun sakit di bagian bawah tanaman.
  4. Kendalikan hama penghisap seperti thrips, tungau, dan kutu kebul yang menularkan virus.
  5. Jaga kebersihan lahan dari buah busuk yang menjadi sumber penyakit.
  6. Tambahkan pupuk kocor pada pertengahan masa panen bila tanaman tampak mulai lelah.

Sortasi dan standar mutu cabai untuk pasar

Cabai yang dipilah dengan baik biasanya mendapat harga lebih tinggi dari pengepul. Ciri yang diperhatikan pembeli:

CiriMutu baikMutu rendah
WarnaSeragam sesuai tingkat kematangan yang dimintaCampur hijau, merah, dan belang
UkuranPanjang dan besar seragam sesuai varietasBanyak buah kecil dan bengkok
KulitMengkilap, segar, tidak keriputKeriput, layu, atau tergores
KebersihanBebas tanah dan kotoranKotor dan basah
KesehatanBebas bercak antraknosa dan busukAda bercak cekung kehitaman atau lubang lalat buah
TangkaiUtuh dan segarPatah atau sudah kering

Langkah sortasi yang sederhana:

  1. Tebar hasil petik di terpal bersih di tempat teduh.
  2. Pisahkan buah rusak dan berpenyakit lebih dulu agar tidak menular.
  3. Kelompokkan buah berdasarkan warna dan ukuran.
  4. Kemas dalam karung jala atau keranjang berventilasi, jangan dalam plastik tertutup.

Buah yang tidak lolos sortasi masih bisa dijual untuk industri sambal atau dikeringkan, sehingga tidak terbuang.

Penanganan cabai setelah panen

Cabai segar mudah layu dan busuk bila tidak ditangani dengan baik. Sortir buah berdasarkan warna dan ukuran, pisahkan yang cacat, lalu kemas dalam karung jaring atau keranjang berventilasi. Bila harus disimpan beberapa hari, letakkan di tempat sejuk dan kering. Gejala hama dan penyakit yang sering muncul selama masa panen dibahas di hama dan penyakit cabai, dan gambaran pemupukan sayuran lain di panduan pupuk sayuran.

Hasil di lapangan dipengaruhi kondisi lahan, cuaca, varietas, dan cara budidaya.

Ingin masa panen cabai lebih panjang?Tanyakan jadwal pemupukan setelah petik untuk cabai Anda ke CS kami.

Pertanyaan yang sering diajukan

Berapa umur panen cabai rawit?

Panen pertama cabai rawit umumnya sekitar 80–100 hari setelah tanam, lalu bisa dipetik setiap 5–7 hari selama lebih dari tiga bulan.

Berapa umur panen cabai keriting?

Sekitar 70–90 hari setelah tanam, tergantung varietas dan ketinggian tempat, lalu dipetik setiap 3–5 hari.

Kapan cabai sebaiknya dipetik?

Saat buah sudah merah sekitar 80–90% untuk cabai merah, padat, dan mengkilap. Untuk pengiriman jauh, petik saat warna mulai berubah.

Berapa kali cabai bisa dipanen?

Satu tanaman bisa dipetik belasan kali selama masa panen beberapa bulan, tergantung kesehatan tanaman dan pemupukan.

Kapan cabai disemprot Pupuk Kilat saat masa panen?

Mulai 56 HST dan setiap kali selesai petik, semprot 7 tutup botol per tangki merata ke seluruh daun.

Masih bingung soal pemakaian? Kirim foto tanaman Anda, CS kami bantu rekomendasikan cara pakai yang tepat.
Ditulis oleh Pupuk Kilat
Tanya CS